Banner Website
Daerah

Pesawat Hujan Buatan Dikirim ke Riau, Pemerintah Percepat Tekan Karhutla

23
×

Pesawat Hujan Buatan Dikirim ke Riau, Pemerintah Percepat Tekan Karhutla

Sebarkan artikel ini
Pesawat Hujan Buatan Dikirim ke Riau, Pemerintah Percepat Tekan Karhutla
Pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ke Provinsi Riau. (TN/MC)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah pusat bersiap mengirimkan pesawat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ke Provinsi Riau sebagai langkah cepat menekan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang kembali meluas di sejumlah daerah. Bantuan ini menyusul penetapan status siaga darurat Karhutla oleh Pemerintah Provinsi Riau.

Kepala BPBD dan Damkar Riau, M Edy Afrizal, melalui Kepala Bidang Kedaruratan Jim Gafur, menyampaikan bahwa pesawat hujan buatan dijadwalkan tiba dalam pekan ini dan langsung dioperasikan begitu mendarat.

“Begitu pesawat OMC tiba di Riau, akan langsung digunakan. Saat ini masih terdapat awan potensial yang bisa dimanfaatkan untuk hujan buatan,” ujar Jim kepada TaktikNews.com, Senin (16/2/2026).

Langkah OMC ini dinilai krusial untuk menjaga kelembapan lahan gambut dan mencegah meluasnya titik api, terutama di wilayah rawan yang sulit dijangkau jalur darat.

Sementara itu, untuk dukungan helikopter water bombing dan patroli udara, Pemprov Riau masih menunggu keputusan lanjutan dari pemerintah pusat melalui BNPB. Permintaan bantuan telah disampaikan secara lisan, namun surat resmi masih dalam proses penandatanganan gubernur.

“Permintaan sudah kami sampaikan secara lisan. Untuk surat resmi masih menunggu ditandatangani Pak Gubernur,” jelas Jim.

Hingga saat ini, Karhutla masih terpantau aktif di tiga wilayah, yakni Pelalawan, Bengkalis, dan Dumai. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, serta Manggala Agni terus melakukan upaya pemadaman di lapangan.

Di Kabupaten Pelalawan, kebakaran terjadi di wilayah Pulau Mendol dan hingga kini masih menjadi perhatian utama. Akses yang terbatas serta belum adanya dukungan pemadaman dari udara membuat proses penanganan berlangsung cukup berat.

“Tim masih fokus memadamkan api, jadi luasan belum bisa dipastikan. Sebanyak 12 personel BPBD Riau sudah kami turunkan dan mereka sudah lima hari berada di lokasi bersama tim gabungan,” ungkap Jim.

Sementara di Bengkalis, titik api terdeteksi di Desa Damai, Kecamatan Air Putih, serta Desa Tanjung Leban, Kecamatan Rupat. Tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pendinginan guna mencegah api kembali menyala.

Adapun Karhutla di Kota Dumai, yang sebelumnya terjadi di wilayah Bukit Timah dan Lubuk Gaung, telah berhasil dipadamkan. Saat ini, kondisi di dua lokasi tersebut masuk tahap pendinginan, meski petugas tetap bersiaga.

“Untuk Dumai saat ini statusnya pendinginan. Namun tim masih disiagakan agar tidak muncul titik api baru,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *