Taktiknews.com, Pekanbaru – Harga ayam potong dan telur ayam di Kota Pekanbaru menunjukkan pergerakan menjelang perayaan Imlek. Meskipun belum melonjak tajam, para pedagang pasar tradisional mengakui adanya peningkatan permintaan yang mulai memengaruhi stabilitas harga.
Di Pasar Pagi Arengka, harga ayam potong saat ini berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Salah seorang pedagang, indra (38), mengatakan stok ayam cenderung lebih cepat habis dibandingkan hari biasa.
โSekarang masih Rp35 ribu per kilo, tapi pembeli sudah mulai ramai. Imlek dekat, puasa juga tidak lama lagi,โ ujarnya, Senin (16/2/2026).
Indra menyebutkan, kenaikan harga biasanya terjadi secara perlahan mengikuti permintaan pasar dan harga dari pemasok. Ia mengaku masih berupaya menahan harga agar pembeli tetap datang dan dagangan terjual habis setiap hari.
โKalau dari pemasok naik, mau tidak mau ikut menyesuaikan. Tapi kami harap kenaikannya tidak terlalu tinggi, karena bisa berdampak ke pembeli,โ jelasnya.
Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas telur ayam. Di pasar yang sama, harga telur kini Rp55 ribu per papan isi 30 butir, naik dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara untuk pembelian eceran, telur dijual sekitar Rp2 ribu per butir.
โMinggu lalu masih Rp52 ribu sepapan. Sekarang sudah naik, kemungkinan karena permintaan mulai banyak,โ kata Rani (27), pedagang telur ayam.
Sementara itu, kondisi sedikit berbeda terpantau di Pasar Panam. Harga ayam potong di pasar ini relatif lebih rendah, yakni Rp33 ribu per kilogram. Pedagang setempat, Alif (37), mengatakan harga masih disesuaikan dengan situasi pasar.
โSelama masih stabil, kami pertahankan. Kalau permintaan benar-benar melonjak, baru harga menyesuaikan,โ ujarnya.
Untuk telur ayam di Pasar Tangor, harga bervariasi berdasarkan ukuran. Telur ukuran kecil dijual sekitar Rp48 ribu per papan, sementara ukuran besar mencapai Rp53 ribu per papan.
โPembeli biasanya pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan. Selisih harga tergantung ukuran telur,โ tutur Ajeng (23), pedagang telur.
Pedagang memperkirakan, harga ayam dan telur masih berpotensi berubah seiring mendekatnya Imlek dan Ramadan. Kondisi ini membuat masyarakat diimbau lebih cermat mengatur belanja kebutuhan pokok agar tidak terdampak lonjakan harga mendadak.***













