Taktiknews.com, Pekanbaru – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memberikan apresiasi tinggi kepada petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta pasukan kuning Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) atas dedikasi mereka menjaga wajah kota tetap bersih dan tertata.
Agung menilai, kondisi kebersihan Pekanbaru saat ini menunjukkan perubahan signifikan dibandingkan beberapa waktu lalu. Bahkan, ia menyebut kota berjuluk Bertuah tersebut kini mampu keluar dari situasi krisis sampah yang sempat terjadi.
“Saat banyak kota besar masih bergelut dengan tumpukan sampah, Pekanbaru justru sudah jauh lebih bersih. Ini bukan keberhasilan wali kota, tapi hasil kerja keras bapak dan ibu semua di lapangan,” ujar Agung kepada TaktikNews.com, Senin (16/2/2026).
Ia mengingatkan, Pekanbaru pernah berada dalam status darurat sampah. Karena itu, capaian kebersihan saat ini harus dijaga secara konsisten agar tidak kembali terulang.
Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menyampaikan permohonan maaf kepada para petugas kebersihan terkait keterlambatan pembayaran gaji yang sempat terjadi. Ia menegaskan keterlambatan itu bukan unsur kesengajaan, melainkan dampak dari proses administrasi.
“Saya pastikan hak teman-teman tetap dibayarkan, termasuk tunjangan hari raya satu bulan gaji penuh,” tegasnya.
Sebagai bentuk perhatian tambahan, Pemerintah Kota Pekanbaru bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan tunai kepada petugas kebersihan dan pasukan kuning. Masing-masing petugas menerima Rp200 ribu sebagai dukungan moril dan sosial.
Agung juga mengaitkan kebersihan kota dengan penilaian Adipura yang saat ini tengah diikuti Pekanbaru. Ia berjanji akan meningkatkan kesejahteraan petugas apabila penghargaan lingkungan bergengsi tersebut berhasil diraih.
“Kalau Pekanbaru kembali mendapatkan Adipura, gaji petugas kebersihan akan kita tingkatkan,” janjinya.
Selain itu, Agung menginstruksikan Pelaksana Tugas Kepala DLHK dan PUPR untuk segera menuntaskan proses penginputan serta pembayaran gaji tanpa penundaan. Ia juga meminta seluruh perlengkapan kerja petugas dilengkapi, mulai dari armada pengangkut sampah hingga peralatan pendukung di lapangan.
Menjelang bulan suci Ramadan, Agung mengajak seluruh petugas kebersihan dan pasukan kuning menjaga kekompakan, kejujuran, serta profesionalisme. Ia menegaskan tidak boleh ada praktik saling menjatuhkan, pungutan liar, maupun kelalaian dalam bekerja.
“Kita niatkan bekerja sebagai ibadah. Semoga apa yang kita lakukan bernilai kebaikan dan membawa Pekanbaru menjadi kota yang bukan hanya bersih, tapi juga berkah,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Agung atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf lahir batin kepada seluruh petugas kebersihan menjelang Ramadan dan Idulfitri, seraya mendoakan kesehatan serta keberkahan bagi seluruh pihak.***














