Taktiknews.com, Pekanbaru – Parisman Ihwan mengambil langkah meredakan ketegangan pascainsiden bentrokan yang terjadi di lingkungan DPRD Riau dengan menemui petugas keamanan DPRD Riau, Anto Gledor, yang menjadi korban pengeroyokan dalam bentrokan antara pendukung Parisman dan pendukung Indra Gunawan Eet beberapa waktu lalu.
Pertemuan tersebut berlangsung di ruang Wakil Ketua DPRD Riau, Senin (20/7/2026), setelah sebelumnya Parisman lebih dahulu mendatangi kediaman Anto Gledor untuk menjenguk sekaligus menjalin silaturahmi. Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya memulihkan hubungan dan menjaga suasana kondusif di lingkungan legislatif.
Dari pantauan Taktiknews.com, suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Keduanya tampak berbincang santai sebagai bentuk ikhtiar menyelesaikan persoalan melalui komunikasi.
Kepada Taktiknews.com, Parisman menegaskan bahwa silaturahmi menjadi hal utama yang harus dijaga setelah insiden tersebut.
“Alhamdulillah kami sudah bertemu. Saya juga sudah datang ke rumah saudara Anto. Hari ini kami kembali bertemu dan berbincang dengan baik. Yang terpenting, silaturahmi tetap terjaga dan persoalan ini bisa diselesaikan dengan kepala dingin,” kata Parisman.
Menurut Parisman, sebagai Wakil Ketua DPRD Riau dirinya memiliki tanggung jawab untuk menjaga kekompakan seluruh unsur di lingkungan legislatif. Ia menilai dinamika yang terjadi tidak boleh mengganggu semangat kebersamaan dalam menjalankan amanah masyarakat.
Ia mengatakan komunikasi yang baik menjadi kunci untuk menyelesaikan persoalan sehingga aktivitas dan pelayanan DPRD Riau kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Sebagai pimpinan DPRD, saya memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kekompakan di internal lembaga. Kita ingin seluruh persoalan dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik, sehingga marwah DPRD tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ucap mantan Sekretaris DPD I Golkar Riau itu.
Parisman juga mengajak seluruh pihak menjaga marwah DPRD Riau dengan mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa hubungan antar pihak tetap terjalin dengan baik meski sebelumnya sempat diwarnai insiden yang menyita perhatian publik. Berbagai pihak berharap proses penyelesaian yang masih berlangsung dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku sehingga situasi di DPRD Riau kembali kondusif dan seluruh anggota dewan dapat fokus menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.***















