Banner Website
Politik

Bupati Afni Minta Komisi X DPR RI Dukung Renovasi Istana Siak, Butuh Anggaran hingga Rp20 Miliar

8
×

Bupati Afni Minta Komisi X DPR RI Dukung Renovasi Istana Siak, Butuh Anggaran hingga Rp20 Miliar

Sebarkan artikel ini
Bupati Afni Minta Komisi X DPR RI Dukung Renovasi Istana Siak
Foto: Bupati Afni Minta Komisi X DPR RI Dukung Renovasi Istana Siak, Butuh Anggaran hingga Rp20 Miliar. (TN/M)

Taktiknews.com, Siak – Upaya penyelamatan Renovasi Istana Siak kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Siak. Bupati Siak Afni Zulkifli meminta Komisi X DPR RI memberikan dukungan agar pemerintah pusat mengalokasikan tambahan anggaran untuk mempercepat rehabilitasi bangunan cagar budaya tersebut.

Permintaan itu disampaikan saat Afni mendampingi kunjungan kerja dan reses Komisi X DPR RI di Kabupaten Siak, Rabu (22/7/2026).

Dari pantauan Taktiknews.com, Bupati Afni mengajak Ketua Rombongan Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian bersama anggota komisi meninjau langsung kondisi Istana Siak yang merupakan salah satu ikon sejarah Kesultanan Siak sekaligus destinasi wisata budaya di Provinsi Riau.

Di hadapan rombongan, Afni menjelaskan Istana Siak memiliki nilai sejarah yang sangat penting karena menjadi saksi kejayaan Kerajaan Siak serta perjuangan Sultan Syarif Kasim II dalam mendukung kemerdekaan Republik Indonesia.

“Istana Siak merupakan bukti kejayaan Kerajaan Siak, salah satu kerajaan Melayu terbesar di Pulau Sumatra. Sultan Syarif Kasim II juga tercatat menyerahkan harta dan takhtanya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan. Bangunan beserta koleksi peninggalannya masih berdiri kokoh hingga saat ini,” kata Afni kepada Taktiknews.com, Rabu (22/7/2026).

Meski masih berdiri kokoh, Afni mengungkapkan sejumlah bagian bangunan kini memerlukan penanganan serius. Salah satunya lantai dua istana yang telah mengalami pelapukan sehingga dinilai tidak lagi aman untuk dilalui pengunjung.

Akibat kondisi tersebut, rombongan Komisi X DPR RI tidak dapat melihat langsung berbagai koleksi bersejarah yang tersimpan di lantai dua bangunan.

“Di lantai dua masih banyak tersimpan benda-benda peninggalan Kerajaan Siak. Namun, kondisinya tidak memungkinkan dikunjungi karena lantainya sudah lapuk dan dikhawatirkan tidak mampu menahan beban,” ujarnya.

Afni menyebut kebutuhan anggaran untuk renovasi Istana Siak diperkirakan mencapai Rp10 miliar hingga Rp20 miliar. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Siak pada 2026 baru memperoleh bantuan dari Kementerian Kebudayaan sebesar Rp3,5 miliar.

Menurutnya, anggaran tersebut belum mencukupi untuk membiayai seluruh proses rehabilitasi bangunan cagar budaya tersebut.

“Dengan anggaran yang tersedia saat ini, tentu belum mampu menutupi seluruh kebutuhan perbaikan Istana Siak,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Siak berharap Komisi X DPR RI dapat mendorong pemerintah pusat memberikan tambahan dukungan anggaran agar renovasi dapat dilakukan secara menyeluruh.

“Kami sangat berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat untuk merenovasi Istana Siak. Bangunan ini memiliki nilai sejarah yang luar biasa karena masih menyimpan berbagai peninggalan Kesultanan Siak yang harus dijaga untuk generasi mendatang,” ujar Afni kepada Taktiknews.com, Rabu (22/7/2026).

Sebelum meninjau Istana Siak, rombongan Komisi X DPR RI lebih dahulu mengunjungi SD Negeri 001 Kampung Benteng Hulu di Kecamatan Mempura yang telah direvitalisasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan makan beranyut di tepian Sungai Siak, kemudian mengunjungi Masjid Sahabuddin, Kompleks Makam Sultan Syarif Kasim II, hingga menutup rangkaian kunjungan di Istana Siak.

Melalui kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak berharap perhatian pemerintah pusat terhadap pelestarian warisan budaya semakin meningkat sehingga renovasi Istana Siak dapat segera direalisasikan demi menjaga salah satu peninggalan sejarah terpenting di Provinsi Riau.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *