Banner Website
Daerah

Meranti Gelar Gerakan Larvasidasi Massal, Warga Diajak Putus Rantai Penyebaran DBD

8
×

Meranti Gelar Gerakan Larvasidasi Massal, Warga Diajak Putus Rantai Penyebaran DBD

Sebarkan artikel ini
Gerakan Larvasidasi Massal
Ilustrasi Demam berdarah meningkat di Provinsi Riau. (TN/Y)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Gerakan Larvasidasi Massal mulai digencarkan di Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai langkah memperkuat pencegahan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Program yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti itu dilaksanakan serentak oleh seluruh UPT Puskesmas pada pekan keempat hingga kelima Juli 2026.

Gerakan tersebut menyasar tempat-tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti melalui penaburan bubuk larvasida. Kegiatan ini juga dipadukan dengan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, pemeriksaan jentik berkala, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Berdasarkan pantauan Taktiknews.com, salah satu pelaksanaan Gerakan Larvasidasi Massal berlangsung di Gedung Hambali Centre, Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kamis (23/7/2026). Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader kesehatan, Bhabinkamtibmas, hingga masyarakat.

Kepala UPT Puskesmas Pulau Merbau, dr. Puji Tri Handayani, kepada Taktiknews.com, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan sebelum gerakan dimulai, termasuk memperkuat koordinasi lintas sektor dan menyiapkan distribusi bubuk Abate kepada masyarakat.

“Koordinasi telah kami lakukan bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa, kader kesehatan, dan unsur terkait lainnya. Selain itu, bidan desa juga kami bekali bubuk Abate untuk dibagikan kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan berkembangnya jentik nyamuk penyebab DBD,” terang dr. Puji Tri Handayani.

Ia menegaskan, keberhasilan pengendalian DBD tidak hanya bergantung pada petugas kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk secara rutin.

Sementara itu, Camat Pulau Merbau, Hermansyah, SH, mengapresiasi langkah cepat UPT Puskesmas Pulau Merbau dalam memperkuat upaya pencegahan DBD di wilayahnya. Menurutnya, penyakit tersebut dapat menyerang siapa saja sehingga diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Puskesmas telah menyediakan bubuk larvasida dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Namun keberhasilan pencegahan sangat ditentukan oleh kepedulian seluruh warga. Gerakan ini akan memberikan dampak apabila dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan di lingkungan masing-masing,” ungkap Hermansyah, SH.

Sebelum membuka kegiatan secara resmi, Hermansyah juga mengajak kepala desa, RT/RW, kader kesehatan, dan masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya gotong royong. Ia mengimbau warga agar rutin melaksanakan PSN 3M Plus dan memanfaatkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dikuras sebagai upaya menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas DBD.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti berharap Gerakan Larvasidasi Massal dapat menekan populasi nyamuk penyebab DBD sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *