Banner Website
Politik

DPRD Riau Desak BKAD Segera Cairkan Anggaran Program Prioritas Dishub

3
×

DPRD Riau Desak BKAD Segera Cairkan Anggaran Program Prioritas Dishub

Sebarkan artikel ini
DPRD Riau Minta BKAD Cairkan Anggaran Dishub
Ilustrasi di ambil dari data Asli (TN/Desain AI)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Sekretaris Komisi IV DPRD Riau, Zulfadhli Alhamdi, mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) segera mencairkan anggaran Dinas Perhubungan (Dishub) Riau agar sejumlah program prioritas tahun 2026 dapat segera dijalankan.

Desakan tersebut disampaikan usai Komisi IV DPRD Riau menggelar rapat evaluasi kinerja semester pertama bersama Dinas Perhubungan Provinsi Riau di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Kamis (9/7/2026).

“Kita sudah menggelar rapat evaluasi bersama Dishub Riau. Ada beberapa program yang belum bisa berjalan karena belum ada anggarannya. Kita minta Pemprov segera menggelontorkan anggaran yang dibutuhkan untuk Dishub agar program yang diprioritaskan dapat berjalan,” ujar Zulfadhli Alhamdi kepada Taktiknews.com, Kamis (9/7/2026).

Ia menjelaskan, salah satu kebutuhan mendesak adalah dukungan anggaran untuk pengembangan Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Rupat dan Dumai.

Menurutnya, evaluasi yang dilakukan Komisi IV menunjukkan pelayanan di Pelabuhan Rupat dan Dumai perlu segera dibenahi menyusul lonjakan jumlah penumpang yang sempat terjadi beberapa waktu lalu.

“Ini menjadi evaluasi kita dan harus ada perbaikan supaya tidak kembali terjadi,” pungkasnya.

Dari pantauan Taktiknews.com, Zulfadhli menegaskan DPRD Riau tidak berada pada posisi sebagai atasan organisasi perangkat daerah (OPD), melainkan menjalankan fungsi pengawasan dan menjadi mitra kerja pemerintah daerah.

Karena itu, ia berharap BKAD mengambil langkah cepat agar persoalan keterlambatan pencairan anggaran tidak terus berlarut dan menghambat pelaksanaan program pelayanan publik.

“Kami berharap ada inisiatif dari BKAD. Sudah lebih dari satu tahun mereka tidak bisa bekerja terhadap anggarannya. Tahun lalu sudah seperti ini, sampai sekarang juga belum bisa bergerak,” pungkasnya.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *