Banner Website
Daerah

Utang Rp470 Miliar Lunas, Agung Tegaskan Percepatan Pembangunan Pekanbaru

44
×

Utang Rp470 Miliar Lunas, Agung Tegaskan Percepatan Pembangunan Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Utang Rp470 Miliar Lunas, Agung Tegaskan Percepatan Pembangunan Pekanbaru
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho di Masjid Al Ikram yang berada di Komplek Perumahan Pemda, Jalan Cemara Kipas, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Sabtu (21/2/2026). Taktiknews/Md

Taktiknews.com, Pekanbaru – Momentum Safari Ramadan hari ketiga dimanfaatkan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, untuk menegaskan capaian besar di tahun pertama kepemimpinannya: pelunasan utang tunda bayar Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru senilai Rp470 miliar.

Didampingi Wakil Wali Kota Markarius Anwar, Agung menyambangi Masjid Al Ikram yang berada di Komplek Perumahan Pemda, Jalan Cemara Kipas, Kelurahan Tobek Godang, Kecamatan Binawidya, Sabtu (21/2/2026). Ribuan warga memadati halaman masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu mantan Gubernur Riau Saleh Djasit, Ketua DPRD Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, Wakil Ketua I DPRD Tengku Azwendi Fajri, jajaran anggota DPRD Riau, Pj Sekdako Drs Ingot Ahmad Hutasuhut, pimpinan OPD, serta pengurus TP PKK Pekanbaru.

Isu Utama: Warisan Utang Rp470 Miliar Berhasil Diselesaikan

Dalam sambutannya, Agung mengungkapkan bahwa tepat satu tahun satu hari dirinya menjabat sebagai Wali Kota Pekanbaru. Ia mengakui tahun pertama bukan periode yang ringan.

“Tantangan di awal kepemimpinan sangat berat, terutama persoalan tunda bayar yang mencapai Rp470 miliar. Namun, berkat kerja sama semua pihak, kewajiban itu tuntas pada 2025,” tegasnya di hadapan jamaah.

Pelunasan utang tersebut menjadi isu sentral yang ia tonjolkan sebagai fondasi untuk mempercepat pembangunan kota. Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan beban fiskal itu membuka ruang bagi Pemko untuk lebih leluasa menjalankan program prioritas.

Meski harus mengalokasikan anggaran besar untuk menutup utang, Agung menegaskan pembangunan tidak berhenti. Salah satu indikatornya adalah perbaikan jalan rusak.

“Target awal 20 kilometer jalan diperbaiki pada 2025. Realisasinya mencapai 42 kilometer dengan sistem overlay,” ungkapnya.

Selain infrastruktur, program penanganan banjir, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, hingga penataan parkir tetap dijalankan. Ia menyebut seluruh program dirancang untuk menyentuh kebutuhan langsung masyarakat.

Safari Ramadan di Masjid Al Ikram juga diisi dengan penyerahan berbagai bantuan. Pemko Pekanbaru mengucurkan dana hibah pembangunan masjid sebesar Rp100 juta. Selain itu, diserahkan pula bantuan televisi 43 inci, fasilitas WiFi gratis untuk masjid, bantuan pendidikan, kursi roda, dukungan dari Baznas, serta bantuan CSR senilai Rp10 juta dari Bank Riau Kepri Syariah.

Agung menekankan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah mempererat silaturahmi sekaligus memastikan program pemerintah hadir di tengah masyarakat.

“Semua yang kita lakukan ini demi kemajuan Pekanbaru dan kesejahteraan warganya,” tutupnya.

Dengan capaian pelunasan utang ratusan miliar rupiah di tahun pertama serta klaim peningkatan pembangunan, kepemimpinan Agung Nugroho kini memasuki fase konsolidasi dan percepatan program strategis Kota Pekanbaru.***

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *