Banner Website
Peristiwa

Polsek Tebing Tinggi Barat Salurkan Bantuan Gizi untuk Anak Stunting di Desa Tenan

23
×

Polsek Tebing Tinggi Barat Salurkan Bantuan Gizi untuk Anak Stunting di Desa Tenan

Sebarkan artikel ini
Polsek Tebing Tinggi Barat Salurkan Bantuan Gizi untuk Anak Stunting
Kepolisian melalui Polsek Tebing Tinggi Barat mengambil langkah nyata dengan menyalurkan bantuan sosial kepada anak yang mengalami stunting dan kurang gizi di Desa Tenan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kamis (9/4/2026) pagi. Taktiknews/Alfin

Taktiknews.com, Meranti – Upaya penanganan stunting di wilayah Kepulauan Meranti terus menjadi perhatian berbagai pihak. Kepolisian melalui Polsek Tebing Tinggi Barat mengambil langkah nyata dengan menyalurkan bantuan sosial kepada anak yang mengalami stunting dan kurang gizi di Desa Tenan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kamis (9/4/2026) pagi.

Kegiatan tersebut berlangsung di sepanjang Jalan Poros Desa Tenan hingga kawasan Mantiasa, Dusun 04. Aksi sosial ini menjadi bagian dari kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus dalam tumbuh kembangnya.

Bantuan yang diberikan berupa paket vitamin dan makanan bergizi yang diharapkan mampu membantu memperbaiki kondisi kesehatan anak penerima. Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh jajaran Polsek Tebing Tinggi Barat dengan melibatkan unsur pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Tebing Tinggi Barat Ipda D. Turnip, SE, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan warga.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan diberikan kepada seorang anak bernama Abdurrohim Alfarisin yang berusia 9 bulan. Berdasarkan data yang dihimpun, bayi tersebut memiliki berat badan 5,9 kilogram dengan tinggi badan 65,5 sentimeter, yang mengindikasikan kondisi pertumbuhan yang belum optimal atau stunting.

Abdurrohim merupakan anak dari pasangan Jumadi dan Zulmilawati, warga Desa Tenan. Kondisi yang dialami anak tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi memengaruhi perkembangan fisik dan kognitif di masa mendatang jika tidak ditangani secara tepat.

“Kami berharap bantuan ini dapat membantu pemenuhan gizi anak serta mendukung proses pertumbuhan yang lebih baik ke depan,” ujar Ipda D. Turnip.

Ia menegaskan bahwa intervensi dini sangat penting dalam menangani kasus stunting. Oleh karena itu, peran semua pihak, mulai dari keluarga, tenaga kesehatan, hingga pemerintah, sangat dibutuhkan agar anak-anak dapat tumbuh secara optimal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bhabinkamtibmas Desa Tenan Briptu Jonathan Harianja, Bidan Desa Tenan Julia Fitri, serta Kepala Desa Tenan, Samai. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara aparat keamanan, tenaga medis, dan pemerintah desa dalam menangani persoalan kesehatan masyarakat.

Kapolsek juga menyoroti bahwa kondisi stunting yang dialami anak tersebut memerlukan perhatian berkelanjutan. Tidak cukup hanya dengan bantuan sesaat, tetapi perlu pemantauan rutin serta edukasi kepada keluarga terkait pola asuh dan pemenuhan gizi anak.

Menurutnya, langkah kolaboratif menjadi kunci dalam menekan angka stunting di wilayah pedesaan. Edukasi tentang pentingnya asupan nutrisi seimbang, sanitasi yang baik, serta akses layanan kesehatan harus terus digencarkan.

Respons positif datang dari masyarakat setempat yang menyambut baik kegiatan tersebut. Warga menilai kehadiran Polri dalam kegiatan sosial seperti ini memberikan dampak nyata dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Selain membantu secara langsung, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat. Komunikasi yang terjalin diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan kondusif.

Kapolsek menambahkan bahwa selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan terkendali. Kehadiran aparat kepolisian juga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang ikut menyaksikan kegiatan tersebut.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan kondusif. Kehadiran Polri juga mempererat komunikasi dengan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang semakin baik,” tutup Kapolsek.

Langkah yang dilakukan Polsek Tebing Tinggi Barat ini menjadi contoh nyata bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga institusi lain dapat berperan aktif dalam memastikan generasi muda tumbuh sehat dan berkualitas.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *