Banner Website
Peristiwa

Lift Proyek RS Santa Maria Jatuh, Pemprov Riau Periksa Kontraktor dan Manajemen

43
×

Lift Proyek RS Santa Maria Jatuh, Pemprov Riau Periksa Kontraktor dan Manajemen

Sebarkan artikel ini
Lift Proyek RS Santa Maria Jatuh,
Lift barang di rumah sakit santa maria terjatuh bebas. (TN/MCR)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah tegas menyusul kecelakaan kerja serius di proyek pembangunan gedung baru Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru. Insiden jatuhnya lift barang dari lantai tujuh membuat tiga pekerja mengalami luka berat dan memicu pemeriksaan terhadap pihak kontraktor serta manajemen proyek.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau langsung menurunkan tim pengawas ke lokasi untuk menyelidiki dugaan kelalaian dalam sistem keselamatan kerja. Pemeriksaan difokuskan pada aspek teknis alat angkut dan kepatuhan terhadap standar perlindungan tenaga kerja.

“Pengawas sudah ke lapangan, ada tiga orang. Satu orang spesialis lift dan dua penyidik pegawai negeri sipil (PPNS),” ujar Kepala Bidang Pengawasan Disnakertrans Riau, Bayu Surya, Kamis (10/4).

Tak hanya investigasi lapangan, Disnakertrans memastikan akan memanggil seluruh pihak terkait tanpa pengecualian, termasuk kontraktor PT Persada Bumi Etam (PBE) dan pihak rumah sakit, untuk dimintai pertanggungjawaban.

“Kita akan lakukan pemanggilan kepada pemberi kerja dan penerima kerja. Dari pihak rumah sakit kita panggil, dari pihak kontraktor juga kita panggil. Kita akan melihat kontrak kerjanya seperti apa, termasuk apakah tenaga kerja sudah terdaftar BPJS atau belum,” tegasnya.

Kecelakaan terjadi pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 20.30 WIB saat tiga pekerja turun menggunakan lift barang usai bekerja di lantai tujuh. Namun di sekitar lantai enam, lift mendadak berhenti sebelum akhirnya terjun bebas ke dasar bangunan.

Akibat kejadian tersebut, Kusnia (23), warga Garut, mengalami patah tulang kaki dan luka di wajah. Dua pekerja lain, Muhammad Agit Nurjamil (25) dan Ashari Ananta Pangestu (27), juga menderita patah tulang kaki.

Kanit Reskrim Polsek Sukajadi, AKP Leo Dirgantara, menyatakan ketiga korban saat ini masih dalam perawatan intensif.

“Akibat kejadian tersebut, tiga pekerja mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan di RS Santa Maria Pekanbaru,” ujarnya.

Hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan kegagalan teknis pada lift. Polisi menemukan indikasi masalah pada kawat sling dan sistem pengereman.

“Diduga kawat sling mengalami gangguan karena bergulung tidak beraturan. Tidak lama kemudian lift jatuh ke lantai dasar. Diduga rem tidak berfungsi,” jelasnya.

Sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi, termasuk kabel baja yang putus, angkong, dan patahan sekop besi. Area proyek kini disterilkan dan dipasangi garis polisi.

Kasus ini masih dalam penyelidikan intensif. Pemerintah menegaskan tidak akan mentoleransi kelalaian yang mengancam keselamatan pekerja, dan membuka kemungkinan sanksi bagi pihak yang terbukti melanggar standar keselamatan kerja.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *