Banner Website
Politik

Jazuli Juwaini Pimpin Mathla’ul Anwar, Dorongan Perubahan dan Kebangkitan Organisasi Menguat

19
×

Jazuli Juwaini Pimpin Mathla’ul Anwar, Dorongan Perubahan dan Kebangkitan Organisasi Menguat

Sebarkan artikel ini
Jazuli Juwaini Pimpin Mathla’ul Anwar, Dorongan Perubahan dan Kebangkitan Organisasi Menguat
Ketua DPW Mathla’ul Anwar Riau yang juga Anggota DPD RI, Kyai Mursyid bersama dengan Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Dr. K.H. Jazuli Juwaini, MA. (Taktiknews/bertuah Pos)

Taktiknews.com – Muktamar XXI Mathla’ul Anwar di Serang, Banten, menetapkan Dr. K.H. Jazuli Juwaini, MA sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar untuk periode terbaru. Keputusan ini dinilai menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi organisasi agar lebih adaptif menghadapi tantangan zaman.

Penetapan Jazuli Juwaini sebagai pimpinan baru membawa harapan besar terhadap penguatan peran Mathla’ul Anwar, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pembangunan sosial ekonomi umat di Indonesia.

Dukungan terhadap hasil muktamar tersebut disampaikan oleh Ketua DPW Mathla’ul Anwar Riau yang juga Anggota DPD RI, Kyai Mursyid. Ia menilai kepemimpinan Jazuli sebagai representasi keberhasilan proses kaderisasi internal organisasi.

“Kami menaruh harapan besar dengan hadirnya pimpinan baru, karena beliau KH Jazuli Juwaini juga lahir dan didikan madrasah dari Matla’ul Anwar, bahkan untuk pendidikan di saudi dapat rekom dari organisasi ini, dari sisilah nasab sangat terkait, dulu dididik di organisasi ini dan sekarang kebali untuk mebesarkan organisasi ini Matla’ul Anwar,” ujar Kyai Mursyid saat dihubungi Bertuahpos, Senin, 13 April 2026.

Menurut Kyai Mursyid, rekam jejak pendidikan dan pengalaman internasional yang dimiliki Jazuli menjadi modal penting dalam membawa organisasi ke arah yang lebih progresif. Ia juga menyoroti latar belakang keluarga religius yang memperkuat kapasitas kepemimpinan tersebut.

“Memang banyak pekerja bagi Matla’ul Anwar. Latar belakang Dr. K.H. Jazuli Juwaini, MA luar baisa. Keturunan dari kluarga religius ditambah pengalaman, semuanya memberikan kontribusi. Kita behrap besar. Saya yang berada di barisan terdepan untuk mendikung beliu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kyai Mursyid menegaskan bahwa proses pemilihan dalam muktamar telah berjalan sesuai mekanisme organisasi, meskipun diikuti sejumlah tokoh yang turut mencalonkan diri. Ia meyakini Jazuli merupakan figur paling tepat untuk menjawab kebutuhan organisasi ke depan.

Sebagai organisasi yang berdiri sejak 1916, Mathla’ul Anwar dihadapkan pada tantangan untuk tetap relevan di tengah dinamika sosial dan global. Kyai Mursyid menekankan bahwa usia panjang organisasi harus diiringi dengan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Tantangan Matla’ul Anwar ke depan diakui atau ridak kita oragnisasi tertua 1916 sudah lahir, namun kita tidak hanya usia yang jadi kebangkggan, teruatama ada kontribusi komgkrit untukn bangsa, terutama bergersk di bidang dakwah, pendidikan dan sosial,” tambah Kyai Mursyid.

Ke depan, kepemimpinan baru diharapkan mampu melakukan penataan struktur organisasi secara menyeluruh, sekaligus memperkuat kaderisasi. Langkah ini dinilai penting untuk melahirkan generasi yang mampu bersaing secara global tanpa meninggalkan akar sosial di tingkat masyarakat.

Salah satu fokus utama yang disorot adalah upaya menghidupkan kembali potensi organisasi yang dinilai belum optimal dalam beberapa waktu terakhir.

“Kita harap bgima bisa membangkitkan batang teendam, kita sudah dikusi ada beberapa yang harus di tata terutama dari struktur organisasi. Maka kita mencari kader yang siap,” sebutnya.

Dengan kepemimpinan baru, Mathla’ul Anwar diharapkan mampu memperluas kontribusinya, tidak hanya sebagai organisasi pendidikan dan dakwah, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan umat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *