Banner Website
Peristiwa

Pipa Gas PT TGI Meledak di Inhil, Warga Terbakar dan Usaha Kecil Hancur

54
×

Pipa Gas PT TGI Meledak di Inhil, Warga Terbakar dan Usaha Kecil Hancur

Sebarkan artikel ini
Pipa Gas PT TGI Meledak di Inhil, Warga Terbakar dan Usaha Kecil Hancur
Insiden serius kembali terjadi pada infrastruktur energi. Pipa gas bawah tanah milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) meledak di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Jumat sore (2/1/2026)./TN/YW

Taktiknews.om, Inhil – Ledakan hebat dari pipa gas bawah tanah kembali mengancam keselamatan warga. Kali ini, pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) meledak di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Jumat (2/1/2026) sore. Insiden ini menyebabkan sepuluh orang warga terluka dan menimbulkan kerusakan serius pada kendaraan serta tempat usaha di sekitar jalan lintas Sumatera.

Ledakan yang terjadi secara tiba-tiba itu memicu kepanikan warga. Api menyembur tinggi dari dalam tanah dan melahap apa pun yang berada di sekitarnya, termasuk kendaraan dan bangunan usaha milik masyarakat kecil.

Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora menyampaikan bahwa korban luka berasal dari warga yang berada di sekitar lokasi saat pipa mengalami kebocoran.

“Enam orang mengalami luka bakar akibat semburan api, sementara empat lainnya mengalami luka ringan karena terjatuh saat berupaya menghindari kobaran api,” jelas Farouk, Sabtu (3/1/2026).

Selain menimbulkan korban luka, peristiwa tersebut juga menyebabkan kerugian materiil cukup besar. Sedikitnya lima truk dan lima sepeda motor terbakar karena berada tidak jauh dari titik ledakan.

Tak hanya itu, tiga bangunan usaha warga yang menggantungkan hidup di pinggir jalan nasional juga hangus dilalap api, yakni bengkel ban, tempat pencucian motor, dan lokasi penampungan buah kelapa sawit. Api nyaris merambat ke permukiman warga, namun berhasil dicegah karena jaraknya relatif jauh dari pusat ledakan.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Anom Karibianto mengatakan, ledakan pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB setelah warga mendengar dentuman keras. Tak lama kemudian, api menyembur hingga mencapai ketinggian belasan meter.

“Petugas langsung melakukan sterilisasi lokasi dan menghentikan aktivitas warga di sekitar titik kebocoran,” ujar Anom kepada Taktiknews.com.

Untuk menghindari korban tambahan, akses jalan lintas timur Sumatera yang menghubungkan Riau dan Jambi ditutup sementara. Setelah aliran gas berhasil diputus dan kondisi dinyatakan aman, jalur tersebut kembali dibuka untuk umum.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Budi Winarko memastikan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab ledakan pipa gas tersebut.

“Kami sedang melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan untuk mengetahui apakah ada kelalaian atau gangguan teknis pada pipa gas,” ujarnya .

Peristiwa ini kembali menimbulkan pertanyaan serius terkait sistem pengawasan dan keamanan jaringan pipa gas yang melintas di kawasan aktivitas masyarakat. Warga berharap ada pertanggungjawaban dan evaluasi total agar kejadian serupa tidak kembali mengancam keselamatan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *