Banner Website
Daerah

Dirlantas Polda Riau Cek Jalintim Pasca Ledakan Pipa Gas TGI di Inhil

46
×

Dirlantas Polda Riau Cek Jalintim Pasca Ledakan Pipa Gas TGI di Inhil

Sebarkan artikel ini
Dirlantas Polda Riau Cek Jalintim Pasca Ledakan Pipa Gas TGI di Inhil
Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi jalur nasional tersebut benar-benar aman dilalui kendaraan./TN/Ho-Dirlantas Polda Riau

Taktiknews.com, Inhil – Pasca ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) yang sempat melumpuhkan Jalur Lintas Timur Sumatera, Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi jalur nasional tersebut benar-benar aman dilalui kendaraan.

Pemantauan dilakukan pada Sabtu (3/1/2026) sebagai langkah pengawasan lanjutan setelah insiden besar yang terjadi di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat sore (2/1/2026).

Kombes Taufiq menegaskan, peninjauan ini penting mengingat lokasi ledakan berada sangat dekat dengan badan jalan Jalintim yang menjadi urat nadi penghubung Provinsi Riau dan Jambi.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Kami memastikan kondisi jalur benar-benar aman sebelum dan sesudah dibuka kembali,” ujar Taufiq.

Akibat ledakan dan kebakaran hebat dari pipa gas bawah tanah tersebut, aparat kepolisian sempat melakukan penutupan total arus lalu lintas. Langkah ini diambil karena situasi dinilai membahayakan pengendara yang melintas di sekitar titik kejadian.

Setelah aliran gas berhasil dihentikan oleh pihak perusahaan dan api sepenuhnya padam, akses jalan nasional itu kembali dibuka secara bertahap.

“Kendaraan dari arah Riau ke Jambi maupun sebaliknya kini sudah dapat melintas kembali tanpa pembatasan,” jelasnya.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi lalu lintas di Jalintim telah kembali normal dan relatif lancar. Meski demikian, personel kepolisian tetap disiagakan di sekitar lokasi bekas ledakan sebagai langkah antisipasi.

“Pengamanan tetap dilakukan untuk mencegah potensi gangguan dan memastikan situasi tetap kondusif,” kata Taufiq.

Selain pengamanan, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas secara intensif. Hal ini menyusul masih adanya pengendara yang memperlambat kendaraan karena ingin melihat lokasi bekas kebakaran.

“Kami terus mengimbau agar pengendara tidak berhenti atau melambatkan kendaraan demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Diketahui, ledakan pipa gas tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, diawali suara dentuman keras yang kemudian disusul semburan api setinggi belasan meter. Peristiwa ini sempat menciptakan kondisi darurat dan mengganggu aktivitas warga serta arus transportasi antardaerah.

Hingga kini, kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan ketat di lokasi serta mendalami penyebab pasti insiden. Informasi lanjutan terkait hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik secara bertahap.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *