Taktiknews.com, Pekanbaru – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan pada periode 18–24 Februari 2026. Penurunan ini dipicu anjloknya harga crude palm oil (CPO) di pasar, yang berdampak langsung terhadap pendapatan petani sawit.
Dinas Perkebunan Provinsi Riau mencatat, koreksi harga paling signifikan terjadi pada TBS kelompok umur 9 tahun, yang turun Rp65,82 per kilogram atau sekitar 1,76 persen dibanding periode sebelumnya.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau, Dr. Defris Hatmaja, menjelaskan bahwa dengan penurunan tersebut, harga beli TBS petani untuk umur 9 tahun kini berada di angka Rp3.677,52 per kilogram, sementara harga cangkang ditetapkan sebesar Rp19,47 per kilogram.
“Penurunan harga minggu ini tidak bisa dihindari karena dipengaruhi langsung oleh melemahnya harga CPO,” ujarnya kepada Taktiknews.com, Selasa (17/2/2026).
Pada periode ini, indeks K yang digunakan berada di level 92,67 persen. Harga penjualan CPO tercatat turun Rp413,39, sementara harga kernel justru mengalami kenaikan sebesar Rp419,80 dibandingkan minggu lalu.
Namun demikian, tidak seluruh pabrik kelapa sawit (PKS) melakukan transaksi penjualan. Mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, apabila PKS tidak melakukan penjualan atau terkena validasi, maka penetapan harga menggunakan rata-rata tim, dan jika masuk validasi dua, harga yang dipakai adalah rata-rata KPBN.
Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN ditetapkan sebesar Rp14.870,00, sedangkan harga kernel KPBN berada di angka Rp12.637,50.
Menurut Defris, fluktuasi harga ini menjadi tantangan serius bagi petani plasma. Namun di sisi lain, pemerintah terus mendorong perbaikan tata kelola penetapan harga agar lebih transparan dan adil.
“Pembenahan sistem penetapan harga ini merupakan hasil komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau,” tegasnya.
Ia berharap, upaya kolektif tersebut ke depan mampu menahan gejolak harga dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani sawit di Riau.
Daftar Harga TBS Sawit Plasma Riau
Periode 18–24 Februari 2026
Umur 3 tahun: Rp2.835,11
Umur 4 tahun: Rp3.213,44
Umur 5 tahun: Rp3.405,54
Umur 6 tahun: Rp3.553,78
Umur 7 tahun: Rp3.630,34
Umur 8 tahun: Rp3.673,22
Umur 9 tahun: Rp3.677,52
Umur 10–20 tahun: Rp3.657,91
Umur 21 tahun: Rp3.600,55
Umur 22 tahun: Rp3.545,59
Umur 23 tahun: Rp3.486,87
Umur 24 tahun: Rp3.422,52
Umur 25 tahun: Rp3.350,14
Umur 26 tahun: Rp3.306,27
Umur 27 tahun: Rp3.262,24
Umur 28 tahun: Rp3.219,41
Umur 29 tahun: Rp3.203,02
Umur 30 tahun: Rp3.189,36














