Banner Website
Advertorial

Bupati Siak Dialog dengan Mahasiswa di Pekanbaru, Isu Beasiswa dan Pengelolaan Mess Jadi Sorotan

41
×

Bupati Siak Dialog dengan Mahasiswa di Pekanbaru, Isu Beasiswa dan Pengelolaan Mess Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Bupati Siak Dialog dengan Mahasiswa di Pekanbaru, Isu Beasiswa dan Pengelolaan Mess Jadi Sorotan
Bupati Siak Afni Zulkifli dengan mahasiswa asal Kabupaten Siak di Pekanbaru, Minggu (8/3/2026). TN/Muslim

Taktiknews.com, Siak – Persoalan keterlambatan penyaluran beasiswa daerah menjadi salah satu isu utama yang mencuat dalam pertemuan antara Bupati Siak Afni Zulkifli dengan mahasiswa asal Kabupaten Siak di Pekanbaru. Hal itu disampaikan langsung mahasiswa saat kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Mess Mahasiswa Siak Pekanbaru, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan mahasiswa, pertemuan itu juga dimanfaatkan sebagai forum dialog terbuka untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta berbagai persoalan yang dihadapi mahasiswa selama menempuh pendidikan di ibu kota Provinsi Riau.

Dalam diskusi tersebut, mahasiswa menyoroti keterlambatan penyaluran beasiswa daerah yang selama ini sangat membantu kebutuhan pendidikan mereka. Menurut mahasiswa, bantuan tersebut menjadi salah satu penopang utama bagi mahasiswa asal daerah yang sedang menjalani studi di perguruan tinggi.

Menanggapi hal itu, Bupati Siak Afni Zulkifli menjelaskan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah menghadapi sejumlah tantangan dalam pengelolaan anggaran. Ia mengatakan, kondisi keuangan daerah membuat pemerintah harus melakukan penyesuaian serta menentukan prioritas penggunaan anggaran.

“Kami memahami apa yang dirasakan mahasiswa terkait beasiswa. Namun saat ini pemerintah daerah memang menghadapi keterbatasan anggaran sehingga beberapa program perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” jelas Afni.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa program beasiswa bagi mahasiswa asal Kabupaten Siak tetap menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, sektor pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang penting bagi masa depan daerah.

“Pemerintah daerah tetap berkomitmen mencari jalan keluar agar program beasiswa ini bisa terus berjalan. Kami menyadari pendidikan adalah kunci untuk menyiapkan generasi yang kelak membangun Kabupaten Siak,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Afni juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara pemerintah daerah dan mahasiswa. Ia mempersilakan mahasiswa menyampaikan berbagai ide, kritik, maupun masukan secara konstruktif demi kemajuan daerah.

“Pemerintah daerah sangat terbuka terhadap aspirasi mahasiswa. Silakan sampaikan gagasan dan kritik secara baik. Kami juga siap memberikan data dan informasi agar semua pihak dapat memahami kondisi yang ada,” ujarnya.

Selain membahas persoalan beasiswa, dialog tersebut juga menyinggung pengelolaan Mess Mahasiswa Siak di Pekanbaru yang merupakan fasilitas milik pemerintah daerah untuk mendukung mahasiswa asal Kabupaten Siak.

Ketua RT 05 setempat, Zainal, turut menyampaikan pandangannya terkait keberadaan mess mahasiswa di lingkungan tersebut. Ia berharap para mahasiswa dapat menjaga ketertiban serta menjalin hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

Menurutnya, diperlukan aturan yang jelas bagi mahasiswa yang tinggal di mess agar tercipta lingkungan yang tertib dan saling menghargai.

“Kami berharap mahasiswa yang tinggal di sini dapat menjaga ketertiban dan menghormati lingkungan sekitar. Jika ada aturan bersama tentu akan memudahkan dalam menjaga kenyamanan bersama,” kata Zainal.

Ia juga mengusulkan agar pengelolaan mess mahasiswa dapat ditata lebih baik, termasuk adanya kesepakatan aturan bersama serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial di lingkungan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Afni berharap Mess Mahasiswa Siak tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang diskusi, belajar, serta pengembangan kegiatan positif bagi mahasiswa.

“Mess ini merupakan aset daerah yang disediakan untuk membantu mahasiswa. Kami berharap tempat ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan diskusi,” ungkapnya.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan sejumlah gagasan terkait perbaikan pengelolaan mess mahasiswa, termasuk penguatan aturan internal serta sistem pengawasan guna menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Di akhir kegiatan, Bupati Afni berharap hubungan antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai persoalan dapat dibahas bersama dan menghasilkan solusi yang bermanfaat.

“Mahasiswa adalah generasi penerus daerah. Kami berharap mereka dapat menempuh pendidikan dengan baik, menjaga nama baik Kabupaten Siak, dan suatu saat kembali untuk berkontribusi membangun daerah,” tutupnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *