Banner Website
Daerah

Antisipasi Banjir, BPBD Pekanbaru Kebut Normalisasi Drainase

45
×

Antisipasi Banjir, BPBD Pekanbaru Kebut Normalisasi Drainase

Sebarkan artikel ini
Antisipasi Banjir, BPBD Pekanbaru Kebut Normalisasi Drainase
Kantor BPBD Kota Pekanbaru. (Taktiknews/Yurisman)

Taktiknews.com, PekanbaruPemerintah Kota Pekanbaru melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mempercepat langkah mitigasi banjir menyusul tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Fokus utama diarahkan pada pemulihan dan normalisasi sistem drainase di sejumlah titik rawan genangan.

Salah satu penanganan krusial dilakukan di kawasan Jalan LKMD, di mana aliran air sempat tersendat akibat sumbatan pada saluran bawah (box culvert). Setelah dilakukan penanganan oleh petugas, hambatan tersebut berhasil dibuka dan aliran air kini kembali mengalir dengan lancar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa hasil pemantauan terbaru menunjukkan kondisi di lokasi tersebut mulai membaik.

“Box culvert yang menghambat aliran sudah dibersihkan. Berdasarkan pantauan hari ini, situasi di Jalan LKMD terpantau aman,” ujarnya, Kamis (8/1/2026).

Meski demikian, BPBD menegaskan bahwa kewaspadaan tidak boleh dikendurkan. Curah hujan yang masih berpotensi tinggi membuat petugas tetap disiagakan di sejumlah wilayah yang selama ini dikenal rawan banjir, terutama kawasan yang berada di sekitar bantaran Sungai Siak.

Dua kelurahan yang menjadi fokus pemantauan intensif adalah Meranti Pandak dan Sri Meranti. Kedua wilayah tersebut memiliki kerentanan tinggi terhadap luapan air sungai, sehingga pengawasan dilakukan secara berkelanjutan selama 24 jam.

Dalam upaya penanganan banjir, BPBD Kota Pekanbaru juga menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Kolaborasi ini difokuskan pada pengerukan drainase yang mengalami pendangkalan agar kapasitas tampung air meningkat dan risiko genangan dapat ditekan.

Salah satu titik pengerukan menggunakan alat berat dilakukan di Jalan Tirtonadi, Kelurahan Sri Meranti, menyusul adanya genangan air yang sempat terjadi di ruas jalan tersebut.

“Genangan di Tirtonadi kemarin tidak terlalu tinggi, namun dipicu oleh kondisi pasang Sungai Siak yang bersamaan dengan curah hujan tinggi,” jelasnya.

Pemkot Pekanbaru berharap langkah cepat dan kolaboratif ini dapat meminimalisir dampak banjir serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya warga yang bermukim di kawasan rawan genangan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *