Banner Website
Daerah

Agung Nugroho Mulai Potong Kabel Fiber Optik Semrawut, Pemko Pekanbaru Tertibkan Provider Nakal

4
×

Agung Nugroho Mulai Potong Kabel Fiber Optik Semrawut, Pemko Pekanbaru Tertibkan Provider Nakal

Sebarkan artikel ini
Agung Nugroho Mulai Potong Kabel Fiber Optik Semrawut, Pemko Pekanbaru Tertibkan Provider Nakal
Penertiban ditandai dengan pemotongan kabel udara di Jalan Ronggo Warsito, Jumat (5/6/2026). Taktiknews/Md)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai menindak tegas keberadaan kabel fiber optik semrawut yang selama ini dinilai merusak estetika kota dan membahayakan keselamatan masyarakat. Penertiban ditandai dengan pemotongan kabel udara di Jalan Ronggo Warsito, Jumat (5/6/2026).

Aksi penertiban tersebut dipimpin langsung Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Langkah itu menjadi awal dari program penataan jaringan kabel udara yang akan dilakukan secara bertahap di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.

Agung Nugroho mengatakan, banyak kabel milik penyedia layanan internet (provider) yang dipasang tanpa izin dan terus bertambah setiap kali ada pelanggan baru.

“Setiap ada pelanggan baru, provider kembali memasang kabel baru sehingga kabel semakin banyak. Seluruh kabel udara ini pada dasarnya tidak memiliki izin. Karena itu kami melakukan penertiban bersama Forkopimda,” ujar Agung kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, sebelum dilakukan pemotongan, Pemko Pekanbaru telah memberikan kesempatan kepada para provider untuk melakukan penataan secara mandiri melalui tahapan surat peringatan.

“Pemerintah kota sudah memberikan surat peringatan satu, dua, dan tiga. Tahapan sudah kita lakukan, dan hari ini dimulai proses pemotongan kabel,” tegasnya.

Agung menegaskan, penataan kabel menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercantik wajah Kota Pekanbaru sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap pengguna jalan.

“Kami ingin merapikan Kota Pekanbaru supaya tidak ada lagi kabel yang semrawut di atas jalan. Harapannya provider juga ikut bekerja sama melakukan penurunan kabel,” katanya.

Meski melakukan penertiban, Pemko memastikan proses pemotongan dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu layanan internet masyarakat maupun aktivitas perkantoran dan dunia usaha.

“Kami tidak ingin penertiban ini langsung berdampak pada pelanggan. Maka prosesnya dilakukan tahap demi tahap,” ujarnya.

Selain mengganggu pemandangan kota, keberadaan kabel yang menjuntai dinilai berisiko terhadap keselamatan warga. Bahkan, menurut Agung, sejumlah insiden kecelakaan pernah terjadi akibat kabel yang tidak tertata dengan baik.

“Banyak masyarakat mengeluh karena kabel menjuntai hingga mengganggu pengendara. Ada yang tersangkut saat berkendara, bahkan sampai masuk rumah sakit dan pernah menimbulkan korban jiwa,” ungkapnya.

Pemko Pekanbaru juga meminta seluruh provider berpartisipasi aktif dalam proses penataan jaringan kabel agar tidak membebani keuangan daerah.

“Kami berharap provider ikut membantu proses penurunan kabel sehingga kabel yang dipotong tidak sia-sia dan pemerintah juga tidak mengeluarkan biaya besar,” katanya.

Agung memastikan penertiban akan terus berlanjut sepanjang tahun 2026. Pasalnya, jaringan kabel udara semrawut tidak hanya ditemukan di jalan protokol, tetapi juga telah menjalar hingga kawasan permukiman dan perumahan warga.

“Kami menargetkan penertiban ini berjalan sepanjang tahun 2026 karena kabel-kabel ini sudah sangat banyak, tidak hanya di jalan utama tetapi juga masuk ke kawasan permukiman dan perumahan,” pungkasnya.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *