Rokan Hulu, TaktikNews.com – Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, S.H., M.M., menghadiri malam pengesahan calon warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Rokan Hulu. Acara sakral ini berlangsung dengan khidmat pada Sabtu malam (6/7/2025) di Tribun Jaya Negara, Desa Rambah Muda, Kecamatan Rambah Hilir.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua PSHT Cabang Rohul, Munandar, S.E., M.M., perwakilan PSHT Pusat, Wardoyo, Camat Rambah Hilir Mahadi, S.E., M.M., ratusan pendekar, pengurus PSHT, tokoh masyarakat, dan tamu undangan dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Wabup Syafaruddin Poti menyampaikan apresiasi kepada PSHT sebagai organisasi pencak silat yang tidak hanya melatih bela diri, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, persaudaraan, dan nasionalisme kepada para anggotanya.
“Saya merasa bangga bisa hadir di tengah-tengah keluarga besar PSHT malam ini. PSHT telah memainkan peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan memiliki jiwa sosial tinggi,” ujarnya.
Wabup juga mengajak seluruh warga PSHT untuk terus menjaga solidaritas serta menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan sejati. Ia menekankan pentingnya menjaga nama baik organisasi sebagai bentuk tanggung jawab moral.
“Jaga nama baik organisasi. Jangan sampai mencederai atau mengecewakan. Ketika mampu menjaganya, marwah PSHT akan semakin tinggi dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PSHT Cabang Rohul Munandar menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tahunan ini. Ia mengungkapkan bahwa sebanyak 146 calon warga baru akan disahkan malam itu, setelah melewati berbagai tahapan latihan dan pembinaan intensif sesuai tradisi organisasi.
“Mereka telah menjalani seluruh proses pembelajaran dan pembinaan. Malam ini, mereka resmi menjadi bagian dari keluarga besar PSHT,” kata Munandar.
Pengesahan dilakukan melalui prosesi adat dan spiritual yang menjadi ciri khas PSHT, organisasi pencak silat yang telah berdiri sejak tahun 1922. Prosesi berlangsung tertib, aman, dan sarat akan nilai-nilai persaudaraan.
Acara malam pengesahan ini menjadi bukti bahwa PSHT terus berperan aktif dalam membina generasi muda dan turut menjaga kelestarian seni bela diri warisan budaya bangsa Indonesia.













