Banner Website
Daerah

Tekan Pengangguran, Siak Siapkan Lahan untuk Wirausaha Muda

12
×

Tekan Pengangguran, Siak Siapkan Lahan untuk Wirausaha Muda

Sebarkan artikel ini
Tekan Pengangguran, Siak Siapkan Lahan untuk Wirausaha Muda

Taktiknews.com, Siak – Pengangguran Kabupaten Siak menjadi fokus utama dalam arah pembangunan 2026. Pemerintah Kabupaten Siak mulai menyiapkan langkah konkret dengan membuka peluang wirausaha muda berbasis sektor pertanian.

Bupati Siak, Afni Zulkifli, menegaskan strategi tersebut dalam Rapat Koordinasi arah pembangunan sosial ekonomi daerah dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Jumat (17/4/2026).

Ia menekankan bahwa seluruh kebijakan harus berbasis data yang akurat dari Badan Pusat Statistik (BPS), bukan sekadar angka formalitas.

“Data bukan sekadar angka, tapi action. Gunakan data ini untuk kepentingan masyarakat. Sampaikan juga ke provinsi bahwa kita ini punya peran dalam perekonomian daerah,” kata Bupati.

Menurutnya, validitas data menjadi kunci penting dalam menentukan arah kebijakan, mulai dari pengentasan kemiskinan, penanganan pengangguran, hingga penetapan program sosial ekonomi.

“Data harus valid, karena jika data ini sampai ke pusat dan Pak Presiden tidak mendapat informasi yang valid maka efeknya ke mana-mana dalam pengambilan kebijakan,” terang Bupati Afni.

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah menginstruksikan Dinas Pertanian dan Dinas Ketenagakerjaan untuk menyiapkan program pemberdayaan bagi pemuda yang belum bekerja.

“Untuk Dinas Pertanian, coba siapkan lahan yang kita punya, 2 hektare saja untuk anak muda yang pengangguran. Kita coba arahkan mereka agar bisa berusaha, terutama di bidang pertanian, kita tekan pengangguran,” kata dia.

Selain itu, setiap kecamatan diminta aktif mencetak wirausaha muda baru guna memperluas lapangan kerja dan mengurangi ketergantungan pada sektor formal.

Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah indikator strategis daerah, mulai dari pertumbuhan ekonomi, inflasi, kondisi sosial masyarakat, hingga kesiapan program nasional 2026 dan data kependudukan.

Bupati mengingatkan bahwa perekonomian Siak sangat bergantung pada sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian. Stabilitas sektor tersebut dinilai krusial untuk mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Kata kunci dari Kepala BPS ialah bilamana sektor tersebut terganggu maka akan terjadi potensi PHK, jadi mari kita jaga,” tegasnya.

Di sisi lain, Pemkab Siak juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung pada Mei hingga Agustus mendatang.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Siak untuk mendukung pelaksanaan sensus tahun 2026. Mari kita membuka pintu dan menyambut petugas sensus yang datang ke rumah masing-masing,” tutupnya.

Pemkab berharap langkah berbasis data ini mampu memperkuat arah pembangunan, memperluas lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *