Taktiknews.com, Bengkalis – Festival Layang-Layang Wau Bengkalis 2026 sukses menghiasi langit Kabupaten Bengkalis dengan aneka warna dan kreativitas. Ajang budaya tahunan ini tak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga wadah pembuktian bakat generasi muda dalam melestarikan permainan tradisional Melayu.
Kegiatan yang digagas Perkumpulan Layang Wau Kabupaten Bengkalis tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kategori, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga kategori umum. Persaingan berlangsung ketat, dengan setiap peserta menampilkan keunikan teknik dan desain layang-layang.
Di tengah ketatnya kompetisi, SD Negeri 50 Bengkalis tampil menonjol dengan mengirimkan lima siswa terbaik di bawah bimbingan guru pendamping, Muhammad Fahmi. Salah satu peserta, Muhammad Afiq, siswa kelas VI C, berhasil mencuri perhatian juri sejak babak awal.
Afiq menunjukkan kemampuan mengendalikan layang-layang dengan stabil, berpadu dengan keindahan bentuk dan estetika wau yang diterbangkannya. Setelah melewati sejumlah tahapan penyisihan, ia sukses melaju ke babak final dan akhirnya keluar sebagai Juara I, mengungguli peserta dari berbagai jenjang pendidikan.
Prestasi tersebut disambut bangga oleh pihak sekolah. Plt Kepala SDN 50 Bengkalis, Fitri Kusniawati, menyampaikan apresiasi atas kerja keras siswa dan peran guru pendamping yang konsisten membina minat dan bakat anak-anak.
“Kami sangat mendukung partisipasi siswa dalam kegiatan positif seperti Festival Wau. Selain mengasah kreativitas dan kepercayaan diri, kegiatan ini juga menjadi sarana nyata untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya Melayu,” ujar Fitri, Minggu (1/2/2026) kepada Taktiknews.com.
Ia menambahkan, keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya, tidak hanya di SDN 50 Bengkalis, tetapi juga di seluruh Kabupaten Bengkalis, untuk terus mengenal dan menjaga warisan budaya lokal.
“Permainan tradisional seperti wau bukan sekadar hiburan, tetapi identitas budaya yang harus tetap hidup di tengah generasi muda,” tutupnya.***














