Banner Website
Daerah

Setahun Pimpin Pekanbaru, Agung Nugroho Lunasi Utang dan Gas Infrastruktur

34
×

Setahun Pimpin Pekanbaru, Agung Nugroho Lunasi Utang dan Gas Infrastruktur

Sebarkan artikel ini
Setahun Pimpin Pekanbaru, Agung Nugroho Lunasi Utang dan Gas Infrastruktur
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. (TN/MD)

TaktikNews.com, Pekanbaru – Menjelang satu tahun masa kepemimpinannya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan capaian strategis pemerintahan yang dinilainya menjadi fondasi penting pembangunan kota ke depan. Fokus utama diarahkan pada pemulihan keuangan daerah, percepatan infrastruktur, serta penguatan peran masyarakat hingga tingkat RT dan RW.

Dari pantauan Taktiknews.com, hal tersebut disampaikan Agung dalam silaturahmi bersama para ketua RT dan RW dari tujuh kecamatan yang digelar di rumah dinas wali kota, Sabtu (14/2/2026). Ia menegaskan bahwa kemajuan Pekanbaru tidak lepas dari peran aktif masyarakat di akar rumput.

“RT dan RW adalah garda terdepan pemerintahan. Tanpa dukungan mereka, program apa pun tidak akan berjalan efektif,” ujarnya.

Agung mengungkapkan, sejak dilantik pada 20 Februari 2025 bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar, pemerintahannya langsung dihadapkan pada beban berat berupa utang daerah mencapai Rp470 miliar, ditambah pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

Namun, tantangan tersebut mampu diatasi dalam waktu relatif singkat.

“Utang daerah tidak hanya berhasil kami lunasi tahun ini, tetapi pembangunan juga tetap berjalan,” tegasnya.

Ia merinci sejumlah capaian, mulai dari pembangunan dan perbaikan jalan sepanjang 42 kilometer, pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN, hingga pembiayaan pendidikan bagi anak-anak yang sebelumnya putus sekolah.

Agung menekankan, tidak boleh lagi ada anak di Pekanbaru yang terhenti pendidikannya karena persoalan biaya atau administrasi.

“Program pendidikan akan terus berlanjut setiap tahun. Ini sejalan dengan upaya penurunan angka stunting dan pembaruan data bantuan sosial agar tepat sasaran,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menyoroti peluncuran program Satu ASN Satu RW, yang menempatkan aparatur sipil negara sebagai penanggung jawab di setiap wilayah RW.

“ASN ini bukan menggantikan peran RT atau RW. Mereka menjadi penghubung langsung masyarakat dengan wali kota, sehingga persoalan di lapangan bisa cepat ditindaklanjuti,” kata Agung.

Ia mengingatkan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak meremehkan peran RT dan RW yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan publik.

Sebagai bentuk penghargaan, Agung berkomitmen meninjau dan menaikkan honorarium ketua RT dan RW pada tahun ini. Ia telah meminta Sekretaris Daerah beserta jajaran untuk segera mengkaji skema peningkatan honor tersebut.

“Kita ingin membangkitkan kembali semangat gotong royong. Insentif yang layak adalah bagian dari penghargaan atas kerja mereka,” ujarnya.

Agung menambahkan, sebagai kota metropolitan dengan nilai investasi yang terus meningkat, kunci pemerintahan terletak pada keberanian meningkatkan pendapatan daerah agar belanja pembangunan tepat sasaran.

Ke depan, Pemerintah Kota Pekanbaru akan memfokuskan penguatan pendapatan daerah dengan melibatkan RT dan RW secara aktif, demi menjaga lingkungan, mempererat kebersamaan, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat Pekanbaru secara berkelanjutan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *