Taktiknews.com, Siak – Program seragam sekolah gratis yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Siak bukan hanya menjadi solusi bagi keluarga kurang mampu, tetapi juga terbukti mampu menggerakkan ekonomi pelaku usaha kecil, khususnya penjahit lokal.
Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli menegaskan, kebijakan tersebut dirancang agar memberikan dampak berlapis, tidak sebatas bantuan sosial semata. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung pelaksanaan program seragam gratis yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Rabu (28/1/2026).
“Setiap program pemerintah harus memberi manfaat ganda. Anak-anak terbantu, ekonomi masyarakat juga bergerak,” ujar Afni.
Program seragam gratis ini melibatkan 42 penjahit lokal yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Siak. Keterlibatan UMKM tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Siak dalam memberdayakan pelaku usaha kecil melalui kebijakan pemerintah.
Afni menyebut, langkah ini sejalan dengan konsep Program Rakyat Berdampak, yakni kebijakan yang tidak hanya menyentuh aspek sosial, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
“Kita ingin anggaran yang beredar benar-benar kembali ke masyarakat, bukan keluar daerah,” tegasnya.
Salah seorang penjahit lokal, Fitri, mengaku program tersebut memberikan dampak signifikan terhadap pendapatannya. Dalam waktu kurang dari satu bulan, ia memperoleh keuntungan hingga Rp8 juta dari pesanan seragam sekolah.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu usaha kami,” ungkap Fitri.
Sebelumnya, Bupati Siak juga menyerahkan langsung seragam sekolah gratis kepada siswa di SDN 05 Kampung Dalam, Kecamatan Siak. Dalam program ini, setiap siswa menerima dua pasang seragam sekolah.
Afni menegaskan, ke depan Pemkab Siak akan terus mendorong agar seluruh program bantuan sosial bersifat produktif dan melibatkan UMKM lokal, termasuk dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Tujuannya jelas, agar kesejahteraan masyarakat tumbuh secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.












