Banner Website
BisnisEkonomi & Bisnis

Peringati Hari Pajak Nasional, BRI Sumbang Rp19,1 Triliun untuk Penerimaan Negara

16
×

Peringati Hari Pajak Nasional, BRI Sumbang Rp19,1 Triliun untuk Penerimaan Negara

Sebarkan artikel ini
Hari Pajak Nasional BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Negara
Gedung BRI Pusat. (TN/Lutfi)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Momentum Hari Pajak Nasional dimanfaatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) untuk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung penerimaan negara. Hingga Kuartal I 2026, bank pelat merah tersebut telah menyetorkan Rp19,1 triliun kepada negara yang berasal dari pembayaran pajak dan dividen.

Berdasarkan data perseroan, total kontribusi tersebut terdiri atas Rp8,1 triliun pembayaran pajak dan Rp11 triliun dividen tahun berjalan. Di bawah supervisi Danantara Indonesia, BRI terus mempertahankan posisinya sebagai salah satu kontributor terbesar penerimaan negara dari sektor perbankan.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan sekaligus bentuk dukungan terhadap pembangunan nasional.

“Kami percaya bahwa kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan tidak hanya menjadi bentuk tanggung jawab perusahaan, tetapi juga bagian dari kontribusi langsung bagi kemajuan bangsa,” ujar Hery kepada Taktiknews.com, Selasa (14/7/2026).

Kontribusi BRI kepada negara juga menunjukkan tren yang konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, total setoran mencapai Rp50,5 triliun, terdiri atas pajak sebesar Rp27,3 triliun dan dividen Rp23,2 triliun.

Kemudian pada 2024, jumlah setoran meningkat menjadi Rp57,6 triliun, yang terdiri atas pajak Rp31,9 triliun dan dividen Rp25,7 triliun. Sementara sepanjang 2025, BRI kembali menyumbang Rp55,8 triliun kepada negara melalui pajak Rp28,1 triliun dan dividen Rp27,7 triliun.

Setoran tersebut meliputi berbagai jenis kewajiban perpajakan, mulai dari Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Bea Meterai, Pajak Penghasilan Badan, hingga pajak daerah.

Kinerja bisnis yang tetap solid menjadi penopang utama kontribusi tersebut. Hingga akhir Maret 2026, BRI Group membukukan laba bersih Rp15,5 triliun. Total aset tercatat Rp2.250 triliun, naik 7,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi intermediasi, penyaluran kredit dan pembiayaan tumbuh 13,7 persen menjadi Rp1.562 triliun. Sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 9,4 persen menjadi Rp1.555,1 triliun, dengan komposisi dana murah (CASA) mencapai 68,07 persen atau senilai Rp1.058,6 triliun.

Hery menegaskan, BRI akan terus memperkuat pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan agar kontribusi terhadap negara semakin optimal.

“Momentum Hari Pajak ini menjadi pengingat bahwa penciptaan nilai (value creation) BRI harus tercermin dalam kontribusi nyata kepada negara. Bersama Danantara Indonesia, BRI akan terus mengakselerasi pertumbuhan yang berkualitas sehingga manfaat ekonomi yang dihasilkan dapat semakin optimal melalui penerimaan pajak negara,” tambahnya.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *