Banner Website
BisnisEkonomi & Bisnis

BPDP dan PT Bestari Latih 172 Pekebun Sawit Inhil, Perkuat SDM Perkebunan Berkelanjutan

4
×

BPDP dan PT Bestari Latih 172 Pekebun Sawit Inhil, Perkuat SDM Perkebunan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
BPDP dan PT Bestari Latih 172 Pekebun Sawit Inhil
PT Pusat Perkebunan Berkelanjutan Setara Indonesia (Bestari) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggelar pelatihan bagi 172 pekebun kelapa sawit asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. (Tn/y)

Taktiknews.com, Pekanbaru – PT Pusat Perkebunan Berkelanjutan Setara Indonesia (Bestari) bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menggelar pelatihan bagi 172 pekebun kelapa sawit asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perkebunan agar mampu mengelola kebun sawit secara produktif dan berkelanjutan.

Pelatihan berlangsung di Hotel Novotel Pekanbaru pada 5–12 Juli 2026 sebagai bagian dari Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit yang didukung BPDP.

Selama tujuh hari, peserta mengikuti pembelajaran di kelas yang dipadukan dengan praktik lapangan (field trip). PT Bestari menghadirkan tenaga pengajar internal serta praktisi dari perusahaan perkebunan nasional guna memberikan materi berbasis pengalaman di lapangan.

Ketua Pelaksana, Dr. Mulono Apriyanto, S.TP., M.P., C.APO., mengatakan kepercayaan dari BPDP menjadi tanggung jawab bagi PT Bestari untuk menyelenggarakan pelatihan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan pekebun.

“Alhamdulillah, seluruh peserta pelatihan berasal dari Kabupaten Indragiri Hilir dengan jumlah 172 orang. Kami bersyukur diberikan kepercayaan untuk melatih saudara-saudara kita melalui program BPDP. Kami menghadirkan narasumber internal maupun praktisi dari perusahaan perkebunan agar peserta memperoleh pengalaman nyata dari lapangan,” ujar Mulono kepada Taktiknews.com, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, materi pelatihan tidak hanya menitikberatkan pada teori, tetapi juga diskusi, studi kasus, hingga kunjungan lapangan agar ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan kebun.

Mewakili Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dr. Apul Ismane, S.Pi., M.Si., menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan fondasi utama pembangunan sektor pertanian.

“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar mengikuti pelatihan, tetapi sebagai para pejuang pertanian yang menjadikan kegiatan ini sebagai ruang belajar, ruang berbagi, sekaligus ruang tumbuh bagi petani Indonesia,” katanya dalam sambutan yang disampaikan secara virtual.

Apul menilai pelatihan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan sektor pertanian nasional.

“Teknologi dapat dibeli, mesin dapat diproduksi, infrastruktur dapat dibangun. Namun kualitas SDM hanya dapat dibentuk melalui proses belajar yang berkelanjutan. Salah satunya melalui pelatihan,” tegasnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Bestari, Dr. Gulat Medali Emas Manurung, M.P., C.IMA., C.APO., mengatakan peningkatan kompetensi pekebun harus didukung instruktur yang memiliki pengalaman langsung di lapangan agar materi pelatihan benar-benar menjawab kebutuhan petani.

“Hari ini harus kita katakan, dari kita, untuk kita. Itulah PT Bestari,” ujar Ketua Umum DPP APKASINDO tersebut.

Dari pantauan Taktiknews.com, pelatihan ini juga menjadi wadah membangun jejaring antara pekebun, instruktur, perusahaan, dan pemangku kepentingan sehingga proses pendampingan dapat terus berlanjut setelah pelatihan berakhir.

Pembukaan kegiatan turut dihadiri Kepala Bidang Pengembangan Usaha Perkebunan dan Penyuluhan Dinas Perkebunan Riau Novri Ilham yang mewakili Kepala Dinas Perkebunan Riau, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Indragiri Hilir Benny Murdhani, serta Ketua DPW APKASINDO Riau H. Suher.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *