Banner Website
Hukum & Kriminal

Kabar OTT KPK di Kuansing, Rumah Dinas Sekda Dijaga Ketat, Bupati Tak Terlihat

18
×

Kabar OTT KPK di Kuansing, Rumah Dinas Sekda Dijaga Ketat, Bupati Tak Terlihat

Sebarkan artikel ini
Kabar OTT KPK Kuansing Rumah Dinas Sekda Dijaga Ketat
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, membuat suasana di pusat pemerintahan mencekam, Senin (29/6/2026). TN/pp)

Taktiknews.com, Teluk Kuantan – Kabar mengenai operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, membuat suasana di pusat pemerintahan mencekam, Senin (29/6/2026).

Meski isu ini telah menjadi perbincangan hangat di kalangan pejabat dan masyarakat, KPK hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait perkara yang sedang ditangani. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, maupun Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, belum merespons konfirmasi dari sejumlah media.

Pantauan di Rumah Dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing, Zulkarnain, di Jalan Sisingamangaraja, Teluk Kuantan, terlihat sedikitnya lima unit kendaraan terparkir di halaman. Pintu pagar depan tertutup rapat dan wartawan yang hendak melakukan konfirmasi dilarang masuk.

“Pak Sekda sedang menerima tamu. Saya tidak tahu siapa tamunya,” ujar seorang petugas Satpol PP yang berjaga kepada Taktiknews.com, Senin (29/6/2026).

Petugas tersebut juga menolak membuka gerbang dengan alasan arahan pimpinan. Sekitar pukul 12.40 WIB, seorang pria berrompi khaki terlihat berbicara melalui telepon di halaman rumah dinas, namun segera masuk kembali setelah menyadari kehadiran wartawan.

Selain itu, suasana di Kantor Bupati dan Rumah Dinas Bupati Suhardiman Amby tampak sepi tanpa aktivitas. Mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati tidak terlihat terparkir. Seorang pejabat yang kerap mendampingi Bupati mengaku terakhir kali bertemu dengan orang nomor satu di Kuansing tersebut pada Minggu (28/6/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kuansing, Hevi Heri Antoni, mengaku belum memiliki informasi lengkap mengenai kabar yang berkembang.

“Belum bisa memberikan keterangan. Saya khawatir informasi yang disampaikan tidak tepat. Tunggu informasi valid dari Polres atau instansi berwenang,” ujar Hevi kepada Taktiknews.com secara tertulis.

Di sisi lain, sumber menyebutkan Polres Kuansing telah menyiapkan ruangan khusus untuk KPK. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian tentang kebenaran informasi OTT KPK ini.***

 

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *