Taktiknews.com, Pekanbaru – Harga TBS Plasma Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 22-28 Juli 2026. Berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Mitra Plasma, kenaikan tertinggi terjadi pada tanaman berumur 9 tahun yang kini mencapai Rp3.930,55 per kilogram.
Keputusan tersebut ditetapkan Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan harga setelah mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Dari pantauan Taktiknews.com, Selasa (21/7/2026), kenaikan harga TBS plasma pekan ini masih ditopang oleh penguatan harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan inti sawit (kernel) yang menjadi komponen utama dalam perhitungan harga.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Supriadi, mengatakan berdasarkan tabel rendemen terbaru hasil kajian PPKS Medan, kelompok umur 9 tahun mencatat kenaikan tertinggi sebesar Rp39,58 per kilogram atau sekitar 1,02 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kedepan naik menjadi Rp 3.930,55/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu kedepan, dengan harga cangkang sebesar Rp 18,27/Kg. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 93,39%, harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp 55,29 dan kernel minggu ini naik sebesar Rp 169,22 dari minggu lalu,” katanya.
Ia menjelaskan, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang belum melakukan transaksi penjualan selama periode penetapan harga. Karena itu, sesuai ketentuan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga CPO dan kernel yang digunakan merupakan harga rata-rata tim. Apabila dilakukan validasi kedua, maka digunakan harga rata-rata KPBN.
Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.660,00 per kilogram, sedangkan harga rata-rata kernel KPBN mencapai Rp14.035,00 per kilogram.
“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga CPO dan kernel,” ujarnya.
Menurut Supriadi, Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga terus melakukan penyempurnaan tata kelola penetapan harga agar sesuai dengan regulasi sekaligus memberikan kepastian dan rasa keadilan bagi pekebun plasma maupun perusahaan mitra.
“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.
Daftar Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Provinsi Riau Periode 22–28 Juli 2026
Umur 3 tahun: Rp3.031,59/kg
Umur 4 tahun: Rp3.434,68/kg
Umur 5 tahun: Rp3.639,59/kg
Umur 6 tahun: Rp3.797,84/kg
Umur 7 tahun: Rp3.879,90/kg
Umur 8 tahun: Rp3.925,73/kg
Umur 9 tahun: Rp3.930,55/kg
Umur 10–20 tahun: Rp3.909,77/kg
Umur 21 tahun: Rp3.848,70/kg
Umur 22 tahun: Rp3.790,26/kg
Umur 23 tahun: Rp3.727,74/kg
Umur 24 tahun: Rp3.659,26/kg
Umur 25 tahun: Rp3.582,19/kg
Umur 26 tahun: Rp3.535,52/kg
Umur 27 tahun: Rp3.488,71/kg
Umur 28 tahun: Rp3.443,21/kg
Umur 29 tahun: Rp3.425,77/kg
Umur 30 tahun: Rp3.411,23/kg
Data Penetapan Harga
Periode: 22–28 Juli 2026
Indeks K: 93,39 persen
Harga CPO KPBN: Rp15.660,00/kg
Harga Kernel KPBN: Rp14.035,00/kg
Harga Cangkang: Rp18,27/kg














