Ekonomi & Bisnis

Pemprov Riau Ajukan Tambahan Kuota BBM, Bio Solar 99.700 KL dan Pertalite 99.556 KL

×

Pemprov Riau Ajukan Tambahan Kuota BBM, Bio Solar 99.700 KL dan Pertalite 99.556 KL

Sebarkan artikel ini
Pemprov Riau Ajukan Tambahan Kuota BBM
Bupati Bengkalis, Kasmarni, meninjau langsung penyaluran BBM di salah satu SPBU Kabupaten Bengkalis, didampingi jajaran Disdagperin dan OPD terkait, memastikan pelayanan tepat sasaran bagi masyarakat. Kamis, (1/1/2026)./Taktiknews/diskominfo.

TAKTIKNEWS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi mengajukan penambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio Solar dan Pertalite kepada pemerintah pusat untuk mengatasi antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Riau.

Pengajuan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi peningkatan konsumsi BBM menjelang momen Natal dan Tahun Baru.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Riau, Ismon, mengatakan usulan penambahan kuota Bio Solar mencapai 99.700 Kilo Liter (KL). Sementara itu, penambahan kuota Pertalite yang diajukan mencapai 99.556 KL.

Saat ini, Pemprov Riau masih menunggu keputusan penetapan kuota dari pemerintah pusat melalui instansi teknis terkait.

“Pemprov Riau telah mengajukan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite. Tapi hingga saat ini masih tinggal menunggu persetujuan dari pusat dalam hal ini BPH Migas,” kata Ismon saat memberikan keterangan di Pekanbaru, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Ismon, peningkatan konsumsi BBM secara rutin terjadi pada periode akhir tahun seiring meningkatnya aktivitas transportasi publik dan logistik.

Karena itu, tambahan pasokan dinilai diperlukan untuk menekan potensi kelangkaan BBM sekaligus mengurangi antrean kendaraan di sekitar SPBU.

“Namun realisasi pengajuan penambahan kuota BBM jenis Bio Solar dan Pertalite tersebut tergantung pihak BPH Migas. Karena realisasi penambahan kuota tersebut juga tergantung kemampuan APBN,” ujarnya.

Selain mengajukan penambahan kuota, Dinas ESDM Provinsi Riau juga melakukan koordinasi terkait antrean panjang kendaraan dengan pihak penyalur resmi.

Koordinasi dilakukan bersama Pertamina Patra Niaga sebagai pihak yang memiliki kewenangan teknis dalam pengaturan dan penyaluran BBM ke SPBU.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina Patra Niaga,” tegas Ismon.

Ismon menambahkan, stok Pertalite saat ini masih mencukupi kebutuhan harian masyarakat hingga akhir tahun. Meski demikian, Pemprov Riau tetap menyiapkan langkah antisipasi melalui pengajuan tambahan kuota.

Penambahan kuota Pertalite tersebut disiapkan untuk menghadapi kemungkinan peningkatan konsumsi secara drastis selama periode libur panjang.***

Banner Website

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *