Banner Website
BisnisEkonomi & Bisnis

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Diluncurkan, Rupiah Layak Edar Disalurkan ke Wilayah 3T Riau

22
×

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Diluncurkan, Rupiah Layak Edar Disalurkan ke Wilayah 3T Riau

Sebarkan artikel ini
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Jangkau Wilayah 3T Riau
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 resmi diberangkatkan untuk memastikan masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Provinsi Riau memperoleh uang rupiah dalam kondisi layak edar. TN/Mcr

Taktiknews.com, Pekanbaru – Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 resmi diberangkatkan untuk memastikan masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Provinsi Riau memperoleh uang rupiah dalam kondisi layak edar. Program tersebut menjadi upaya memperluas layanan kas sekaligus memperkuat kehadiran negara hingga ke wilayah kepulauan.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga ketersediaan uang rupiah dengan jumlah dan pecahan yang sesuai bagi masyarakat di seluruh wilayah Riau. Pernyataan tersebut disampaikan saat pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 di Kota Pekanbaru, Senin (20/7/2026).

“Pada hari ini kita dapat bertemu dan hadir bersama-sama dalam acara Ekspedisi Rupiah Berdaulat tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dan komitmen kita bersama untuk memastikan ketersediaan uang rupiah dalam jumlah cukup serta pecahan sesuai dalam kondisi yang layak edar di seluruh daerah Indonesia khususnya wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) di Provinsi Riau,” ujarnya kepada Taktiknews.com, Senin (20/7/2026).

Menurut SF Hariyanto, kondisi geografis Provinsi Riau yang memiliki banyak pulau menjadi tantangan dalam mendistribusikan uang rupiah. Karena itu, dibutuhkan strategi khusus agar masyarakat di wilayah terpencil tetap memperoleh layanan kas yang setara.

“Riau memiliki banyak pulau yang tersebar dan sulit dijangkau seperti Pulau Rupat, Pulau Bengkalis, Pulau Mendol, Pulau Guntung, dan Pulau Tebing Tinggi. Wilayah-wilayah ini tentu memerlukan perhatian khusus agar masyarakat tetap mendapatkan hak yang sama dalam penggunaan alat pembayaran yang sah yaitu rupiah,” jelasnya kepada Taktiknews.com.

Ia menegaskan, Ekspedisi Rupiah Berdaulat bukan sekadar mendistribusikan uang layak edar. Program tersebut juga menjadi bagian dari penguatan kedaulatan negara melalui kehadiran rupiah sebagai simbol persatuan hingga ke wilayah perbatasan dan kepulauan.

“Kegiatan ekspedisi rupiah berdaulat ini tidak hanya membuat visi logistik tetapi juga mengemban amanah untuk memperkuat kedaulatan negara melalui penguatan peran rupiah sebagai simbol kedaulatan dan pemersatu bangsa. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap masyarakat di wilayah 3T semakin merasakan kehadiran negara dan semakin mencintai serta menggunakan rupiah dalam seluruh transaksi ekonomi sehari-hari,” ungkapnya kepada Taktiknews.com.

Berdasarkan pantauan Taktiknews.com, pelaksanaan program tersebut melibatkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Riau, Bank Indonesia, TNI, Polri, pemerintah kabupaten dan kota, serta berbagai instansi terkait. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi faktor penting agar distribusi uang berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.

SF Hariyanto juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga koordinasi selama pelaksanaan ekspedisi. Menurutnya, kerja sama yang solid akan memastikan manfaat program dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah 3T.

“Saya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten kota untuk mendukung kelancaran kegiatan ini. Mari kita jaga sinergi, koordinasi, dan kolaborasi agar pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini dapat berjalan dengan aman, lancar hingga memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya kepada Taktiknews.com.

Melalui pemberangkatan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Pemerintah Provinsi Riau berharap masyarakat di wilayah 3T memperoleh akses terhadap uang rupiah yang layak edar. Kehadiran layanan kas tersebut diharapkan tidak hanya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga mempertegas kedaulatan negara hingga ke setiap jengkal wilayah Provinsi Riau.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *