Taktiknews.com, Pekanbaru – Isu jalan berlubang yang selama ini dikeluhkan masyarakat akhirnya mulai ditangani serius. Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PUPR-PKPP Riau mempercepat perbaikan ruas jalan provinsi di Kota Pekanbaru. Hingga awal tahun ini, enam ruas jalan utama dilaporkan telah selesai diperbaiki dari total sembilan ruas yang masuk prioritas tahap pertama.
Langkah percepatan ini dilakukan setelah tim teknis melakukan survei langsung ke lapangan dan menemukan sejumlah titik kerusakan yang dinilai membahayakan pengguna jalan.
Plt Kepala Dinas PUPR Riau, Thomas Larfo melalui Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I, Khairil Anwar, menjelaskan bahwa dari hasil peninjauan ditemukan sembilan ruas jalan dengan kondisi kerusakan cukup signifikan, terutama berlubang dan mengalami penurunan kualitas aspal.
Enam ruas yang telah diperbaiki meliputi, Jalan Riau, Jalan Hangtuah, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan SM Amin, Jalan Pramuka, Jalan Datuk Setia Maharaja.
Sementara tiga ruas lainnya yang segera menyusul perbaikan adalah Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Arifin Achmad, Jalan Pesantren.
Menurut Khairil, total ruas jalan provinsi di Pekanbaru mencapai 36 titik. Namun, perbaikan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan paling mendesak.
Kerusakan jalan yang memicu risiko kecelakaan menjadi perhatian utama dalam program ini. Beberapa titik lubang yang cukup dalam sebelumnya dikeluhkan pengendara karena membahayakan, terutama saat musim hujan.
Pemprov Riau menegaskan, selain sembilan ruas prioritas tersebut, perbaikan juga akan dilakukan pada ruas lain apabila ditemukan lubang sebagai bagian dari pemeliharaan rutin.
Artinya, perbaikan tidak terbatas hanya pada daftar prioritas awal, tetapi bersifat responsif terhadap kondisi di lapangan.
Untuk tahap awal, metode yang digunakan adalah tambal sulam guna menutup lubang dan memperbaiki kerusakan permukaan. Namun, pada ruas dengan tingkat kerusakan lebih berat, akan dilakukan overlay atau pelapisan ulang aspal agar daya tahan jalan lebih maksimal.
Strategi ini dinilai efektif untuk mempercepat penanganan kerusakan tanpa harus menunggu proses rekonstruksi total yang membutuhkan anggaran dan waktu lebih besar.
Pemprov Riau memastikan jumlah ruas yang diperbaiki kemungkinan akan bertambah hingga akhir tahun, seiring hasil evaluasi berkala di lapangan.
Dengan percepatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat Pekanbaru menjadi lebih aman dan nyaman, sekaligus menekan potensi kecelakaan akibat jalan rusak yang selama ini menjadi sorotan publik.***















