Banner Website
Ekonomi & Bisnis

Pemprov Riau Bentuk Pansel Direksi 4 BUMD, Target Dongkrak PAD

69
×

Pemprov Riau Bentuk Pansel Direksi 4 BUMD, Target Dongkrak PAD

Sebarkan artikel ini
Deretan Penghargaan Nasional 2025, Kinerja Pemprov Riau Kian Diakui
Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. (TN/Instagram Putra Sempelan)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Pemerintah Provinsi Riau resmi menuntaskan pembentukan tim panitia seleksi (pansel) untuk menjaring calon direksi di empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Langkah ini menjadi sinyal kuat pembenahan manajemen perusahaan daerah guna meningkatkan kinerja usaha sekaligus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Sri Irianto, memastikan tahapan seleksi akan segera dimulai dalam waktu dekat. Proses awal yang dilakukan adalah pengumuman dan verifikasi administrasi para kandidat.

“Insyaallah pekan depan sudah masuk tahap pengumuman seleksi administrasi,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Adapun empat perusahaan daerah yang akan menjalani proses penjaringan direksi meliputi:

PT Sarana Pembangunan Riau

PT Riau Petroleum

PT Permodalan Ekonomi Rakyat

PT Jamkrida Riau

Keempat BUMD tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menopang sektor energi, pembiayaan, penjaminan kredit, hingga investasi daerah.

Pemerintah menyusun komposisi pansel dengan melibatkan pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau serta unsur akademisi. Skema ini dirancang untuk menjaga objektivitas, profesionalisme, dan transparansi proses seleksi.

Untuk PT Sarana Pembangunan Riau, pansel diketuai M. Job Kurniawan dengan anggota Saiman Pakpahan dan Ahmad Ismail.

Di PT Riau Petroleum, posisi ketua dipegang Yan Dharmadi, bersama Sarifa Faradinna dan Ahmad Ismail sebagai anggota.

Sementara itu, PT Permodalan Ekonomi Rakyat menunjuk Indra sebagai ketua pansel, didampingi Saiman Pakpahan dan Aspadiar.

Adapun untuk PT Jamkrida Riau, M. Job Kurniawan kembali dipercaya sebagai ketua, dengan anggota Irving Kahar dan Syafriadi.

Sri Irianto menegaskan, keterlibatan kalangan akademisi menjadi bagian penting untuk memastikan seleksi tidak sekadar formalitas, tetapi benar-benar menghasilkan figur yang memiliki kompetensi manajerial dan integritas tinggi.

Pembentukan pansel ini menjadi perhatian publik karena BUMD dinilai harus bertransformasi agar lebih adaptif, profesional, dan berorientasi pada profit sehat. Selama ini, kontribusi BUMD terhadap PAD dinilai belum optimal.

Pemprov Riau berharap, melalui proses seleksi yang ketat dan transparan, akan lahir jajaran direksi baru yang mampu memperkuat tata kelola perusahaan, memperluas peluang bisnis, serta memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan dimulainya tahapan administrasi dalam waktu dekat, masyarakat kini menantikan hasil seleksi yang diharapkan membawa energi baru bagi BUMD Riau sebagai motor penggerak pembangunan daerah.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *