Taktiknews.com, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kali ini, Lapas Pekanbaru menggelar bakti sosial ke dua panti asuhan di Kota Pekanbaru, yakni Panti Asuhan Al-Ilham dan Panti Asuhan Assalam Nur Hidayah, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian jajaran Pemasyarakatan terhadap anak-anak yatim dan kurang beruntung, sekaligus implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026.
Rombongan Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang diwakili pejabat struktural disambut hangat oleh pengurus panti serta anak-anak asuh. Dalam kesempatan itu, Lapas menyerahkan berbagai bantuan kebutuhan pokok yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan harian panti asuhan.
Tidak hanya menyalurkan bantuan, jajaran pegawai Lapas juga meluangkan waktu untuk berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui sesi ramah tamah. Canda dan tawa mengiringi kegiatan tersebut, menciptakan suasana akrab dan penuh kehangatan.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Pemasyarakatan untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
โPemasyarakatan tidak hanya menjalankan tugas pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Melalui bakti sosial ini, kami ingin hadir dan berbagi manfaat bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan,โ ujar Yuniarto.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan Kemenimipas yang menekankan konsep Pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat mempererat hubungan antara institusi Pemasyarakatan dan masyarakat, serta menumbuhkan kepercayaan publik bahwa Pemasyarakatan hadir tidak hanya di balik tembok lapas, tetapi juga di tengah masyarakat.***














