Banner Website
Ragam

Ketua Lin-MIB Pringsewu Kritik Sikap Kepala Dinas Kesehatan yang Dinilai Berjarak dengan Awak Media

101
×

Ketua Lin-MIB Pringsewu Kritik Sikap Kepala Dinas Kesehatan yang Dinilai Berjarak dengan Awak Media

Sebarkan artikel ini
Ketua Lin-MIB Pringsewu Kritik Sikap Kepala Dinas Kesehatan yang Dinilai Berjarak dengan Awak Media
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu di kompleks Pemerintah Kabupaten Pringsewu. (Sumber: ilustrasi)

Taktiknews.com, Pringsewu – Ketua Lintas Media Independen Bersinergi (Lin-MIB) Kabupaten Pringsewu, Davit Segara, melontarkan kritik terhadap sikap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu yang dinilai masih menjaga jarak dengan awak media.

Menurut Davit, hubungan profesional antara pejabat publik dan wartawan seharusnya dibangun melalui komunikasi yang terbuka dan saling menghargai. Hal tersebut penting agar proses konfirmasi informasi dan kerja jurnalistik dapat berjalan secara sehat.

Namun, kata Davit, sejumlah wartawan di Kabupaten Pringsewu mengaku mengalami kesulitan menjalin komunikasi dengan pimpinan instansi tersebut.

“Beberapa rekan wartawan sudah mencoba menjalin komunikasi secara wajar, baik dengan memperkenalkan diri maupun menyampaikan sapaan. Namun respons yang diharapkan tidak terlihat, sehingga terkesan ada jarak dengan awak media,” ujar Davit, Rabu (11/3/2026).

Davit menjelaskan, dirinya secara pribadi juga pernah mencoba membuka komunikasi melalui pesan singkat

” Menyapa melalui pesan WhatsApp secara baik. Tetapi sampai sekarang belum ada respons. Hal ini tentu menimbulkan kesan bahwa komunikasi dengan wartawan belum menjadi perhatian,” tegasnya.

Ia menilai sikap menjaga jarak dengan wartawan bukanlah langkah yang tepat, terlebih dalam konteks kerja jurnalistik yang membutuhkan konfirmasi langsung dari narasumber resmi.

Meski demikian, Davit menegaskan kritik yang disampaikan bukan dimaksudkan untuk menyerang secara personal, melainkan sebagai bentuk dorongan agar hubungan kerja antara pejabat pemerintahan dan insan pers dapat berjalan lebih profesional.

“Wartawan bekerja dengan kode etik dan memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi yang akurat. Karena itu komunikasi dengan narasumber sangat dibutuhkan,” katanya.

Davit juga mengakui bahwa hingga saat ini dirinya memang belum pernah bertemu secara langsung dengan Kepala Dinas Kesehatan tersebut. Ia berharap suatu waktu dapat bertemu secara langsung agar komunikasi yang selama ini terasa berjarak dapat terbangun dengan lebih baik.

“Kami berharap ada kesempatan bertemu langsung sehingga komunikasi dapat berjalan lebih terbuka. Wartawan hanya menjalankan tugas jurnalistik secara profesional,” ujarnya.

Ia pun berharap seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dapat membangun komunikasi yang lebih baik dengan awak media.

“Kami tidak meminta perlakuan khusus. Cukup komunikasi yang baik dan saling menghargai antara pejabat dan wartawan yang menjalankan tugasnya,” tutup Davit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *