Banner Website
BisnisEkonomi & Bisnis

Harga TBS Sawit Riau Periode 24–30 Juni 2026 Turun Tipis, Ini Rinciannya

7
×

Harga TBS Sawit Riau Periode 24–30 Juni 2026 Turun Tipis, Ini Rinciannya

Sebarkan artikel ini
Pajak Air Sawit Riau Dikritik Guru Besar IPB Salah Kaprah dan Lemah Dasar Hukum
Ilustrasi Kelapa Sawit. (TN/FREE)

Taktiknews.com, Pekanbaru – Harga TBS sawit Riau kembali mengalami penyesuaian pada periode 24–30 Juni 2026. Penetapan ini menjadi sorotan karena menunjukkan tren penurunan tipis pada harga kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau, di tengah fluktuasi harga CPO dan kernel global.

Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan harga telah menggelar rapat resmi untuk menentukan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode tersebut. Hasil penetapan menggunakan acuan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi, menjelaskan bahwa penurunan harga tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun dengan koreksi sebesar Rp 9,72/Kg atau 0,26 persen dari periode sebelumnya.

“Sehingga harga pembelian TBS petani untuk periode satu minggu kebdepan turun menjadi Rp 3.776,16/Kg dan berlaku untuk periode satu minggu kedepan, dengan harga cangkang sebesar Rp 19,77/Kg. Pada periodeini indeks K yang dipakai adalah 92,87%, harga penjualan CPO minggu ininaik sebesar Rp 61,40 dan kernel minggu ini turun sebesar Rp 124,57 dariminggu lalu,” katanya.

Ia menambahkan, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Sesuai aturan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga yang digunakan mengacu pada rata-rata tim atau harga KPBN apabila terjadi validasi tertentu.

Harga rata-rata CPO KPBN periode ini tercatat sebesar Rp 15.335,00, sedangkan kernel berada di angka Rp 12.610,00.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga kernel,” ujarnya.

Supriadi menegaskan, penetapan harga TBS dilakukan dengan prinsip tata kelola yang terus diperbaiki agar sesuai regulasi dan tetap berkeadilan bagi petani maupun perusahaan mitra.

“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Pantauan Taktiknews.com, penyesuaian harga ini mencerminkan sensitivitas pasar sawit terhadap pergerakan harga komoditas global, khususnya kernel yang menjadi faktor utama penurunan periode ini.

Rincian Harga TBS Sawit Riau Periode 24–30 Juni 2026
Umur 3 tahun: Rp 2.905,29
Umur 4 tahun: Rp 3.298,26
Umur 5 tahun: Rp 3.497,10
Umur 6 tahun: Rp 3.650,18
Umur 7 tahun: Rp 3.728,26
Umur 8 tahun: Rp 3.772,38
Umur 9 tahun: Rp 3.776,16
Umur 10–20 tahun: Rp 3.755,44
Umur 21 tahun: Rp 3.695,74
Umur 22 tahun: Rp 3.638,34
Umur 23 tahun: Rp 3.577,22
Umur 24 tahun: Rp 3.510,14
Umur 25 tahun: Rp 3.434,80
Umur 26 tahun: Rp 3.389,05
Umur 27 tahun: Rp 3.343,02
Umur 28 tahun: Rp 3.298,13
Umur 29 tahun: Rp 3.281,08
Umur 30 tahun: Rp 3.266,86

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *