Banner Website
Ekonomi & Bisnis

Harga Emas Hari Ini 23 Januari 2026: Tembus Rp2,68 Juta per Gram

89
×

Harga Emas Hari Ini 23 Januari 2026: Tembus Rp2,68 Juta per Gram

Sebarkan artikel ini
Harga Emas Hari Ini 23 Januari 2026: Tembus Rp2,68 Juta per Gram
Harga Emas Antam hari ini, (23/1/2026). (TN/Antam)

Taktiknews.com – Harga emas dunia dan domestik kembali mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan Jumat, 23 Januari 2026. Penguatan harga dipicu oleh lonjakan harga emas spot global serta dinamika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan data harga-emas.org pada pukul 09.25 WIB, harga emas spot dunia berada di level USD 4.950,71 per ounce, menguat USD 161,36. Sementara itu, harga emas dunia per gram tercatat sebesar USD 159,17, naik USD 5,19 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah tercatat di Rp16.853,15 per USD, meskipun secara harian masih menguat Rp67,76. Pergerakan kurs tersebut turut memengaruhi kenaikan harga emas dalam negeri.

Dalam denominasi rupiah, harga emas spot hari ini tercatat, Rp83.435.058 per ounce, naik Rp2.501.909 dan Rp2.681.425 per gram, menguat Rp80.438.

Kenaikan ini menunjukkan minat investor yang masih kuat terhadap emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Harga pembelian kembali (buyback) emas Antam tercatat di Rp2.727.000 per gram, berdasarkan pembaruan terakhir pada 23 Januari 2026 pukul 02.03 WIB.

Sementara itu, harga emas Pegadaian untuk ukuran 1 gram berada di level Rp2.833.000, dengan harga 10 gram sebesar Rp27.623.000.

Harga emas UBS Gold 99,99% juga tercatat menguat. Untuk ukuran 1 gram, harga jual mencapai Rp2.966.000, sedangkan harga beli berada di Rp2.683.000 per gram, berdasarkan update pukul 09.03 WIB.

Secara historis, harga emas menunjukkan tren kenaikan kuat dalam lima tahun terakhir dengan lonjakan lebih dari 223%. Kondisi ini memperkuat posisi emas sebagai instrumen investasi aman (safe haven), terutama di tengah volatilitas pasar keuangan dan fluktuasi nilai tukar.

Ke depan, pelaku pasar disarankan untuk terus mencermati pergerakan harga emas global, nilai tukar rupiah, serta kebijakan moneter global yang berpotensi memengaruhi arah harga emas.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *