Taktiknews.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatat lonjakan signifikan pada perdagangan Senin, 19 Januari 2026.
Tren penguatan ini menandai minat investor yang masih kuat terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global.
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik tajam sebesar Rp 40.000 dan kini diperdagangkan di level Rp 2.703.000 per gram.
Angka ini mendekati rekor tertinggi sepanjang sejarah yang sempat tercatat pada 17 Oktober 2025, yakni Rp 2.734.000 per gram.
Tak hanya harga jual, harga buyback emas Antam juga mengalami penguatan. Nilai pembelian kembali naik Rp 36.000 menjadi Rp 2.545.000 per gram, memberikan peluang menarik bagi investor yang ingin merealisasikan keuntungan.
Kenaikan harga emas ini mencerminkan tingginya permintaan di tengah fluktuasi pasar keuangan serta kekhawatiran terhadap inflasi dan nilai tukar.
Sebagai catatan, transaksi emas batangan Antam dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Untuk pembelian, pemilik NPWP dikenakan pajak 0,45 persen, sedangkan konsumen tanpa NPWP dikenakan 0,9 persen.
Sementara itu, transaksi buyback di atas Rp 10 juta akan dikenai PPh 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari nilai transaksi dan disertai bukti potong resmi.
Berikut rincian harga emas batangan Antam per Senin pagi:
0,5 gram: Rp 1.401.500
1 gram: Rp 2.703.000
2 gram: Rp 5.346.000
3 gram: Rp 7.994.000
5 gram: Rp 13.290.000
10 gram: Rp 26.525.000
25 gram: Rp 66.187.000
50 gram: Rp 132.295.000
100 gram: Rp 264.512.000
250 gram: Rp 661.015.000
500 gram: Rp 1.321.820.000
1.000 gram: Rp 2.643.600.000
Dengan tren kenaikan yang masih berlanjut, emas Antam diproyeksikan tetap menjadi instrumen investasi favorit masyarakat dalam waktu dekat.***














