Banner Website
Daerah

Diluncurkan Hari Ini, Program Satu ASN Satu RW Fokus Benahi Data Bansos Pekanbaru

35
×

Diluncurkan Hari Ini, Program Satu ASN Satu RW Fokus Benahi Data Bansos Pekanbaru

Sebarkan artikel ini
Diluncurkan Hari Ini, Program Satu ASN Satu RW Fokus Benahi Data Bansos Pekanbaru
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho saat ikut Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Kamis (12/2/2026). TN/Yw

TaktikNews.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru resmi meluncurkan Program Satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Satu RW, Kamis (12/2/2026). Program ini menjadi langkah konkret Pemko dalam memperkuat pelayanan langsung ke masyarakat sekaligus membersihkan data penerima bantuan sosial yang selama ini dinilai tidak akurat.

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Binawidya, yang digelar di halaman Kantor Camat Binawidya.

Peluncuran program ditandai dengan pemasangan kartu identitas dan rompi secara simbolis kepada perwakilan ASN yang ditugaskan, serta penyerahan bantuan sembako kepada warga kurang mampu sebagai bentuk awal kehadiran pemerintah di tingkat lingkungan.

Wali Kota Agung Nugroho menegaskan, pada tahap awal pelaksanaan, program ini baru diterapkan di dua kecamatan, yakni Binawidya dan Sail, yang ditetapkan sebagai proyek percontohan.

“Untuk sementara kita mulai dari Binawidya dan Sail sebagai pilot project. Nantinya akan dievaluasi sebelum diterapkan ke seluruh kecamatan,” ujar Agung.

Isu utama yang ditekankan dalam program ini adalah pembaruan dan validasi data penerima bantuan sosial. Menurut Agung, banyak laporan dari masyarakat yang menyebutkan bahwa sejumlah penerima bantuan, baik dari APBD maupun APBN, sudah tidak memenuhi kriteria.

“Fakta di lapangan menunjukkan masih ada penerima bantuan yang seharusnya sudah tidak berhak, bahkan ada yang sudah meninggal dunia tetapi masih tercatat. Ini yang ingin kita benahi,” tegasnya.

Program Satu ASN Satu RW, lanjut Agung, merupakan hasil kolaborasi antara Pemko Pekanbaru dan Badan Pusat Statistik (BPS). ASN yang ditugaskan akan menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam pelayanan, pendataan, dan penyampaian kondisi riil masyarakat.

Sementara itu, Asisten III Setdako Pekanbaru Syamsuwir menjelaskan, sebanyak 67 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dilibatkan dalam tahap awal program ini.

“Sebanyak 49 PPPK ditugaskan di Kecamatan Binawidya dan 18 orang di Kecamatan Sail,” jelas Syamsuwir.

Dalam pelaksanaannya, ASN yang ditugaskan akan melakukan pendataan langsung dari rumah ke rumah, berkoordinasi dengan RT dan RW setempat. Data tersebut kemudian akan dimasukkan ke dalam sistem informasi kewilayahan milik Pemko Pekanbaru.

“Data ini akan menjadi dasar penting bagi pemerintah kota dalam menyusun perencanaan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik ke depan,” pungkasnya.

Peluncuran program ini menandai komitmen Pemko Pekanbaru untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, tepat sasaran, dan berbasis data faktual, terutama dalam penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *