Banner Website
Daerah

Dari Sistem Digital hingga Armada Baru, Bupati Kasmarni Pastikan Layanan Roro Bengkalis Makin Prima

66
×

Dari Sistem Digital hingga Armada Baru, Bupati Kasmarni Pastikan Layanan Roro Bengkalis Makin Prima

Sebarkan artikel ini
Dari Sistem Digital hingga Armada Baru, Bupati Kasmarni Pastikan Layanan Roro Bengkalis Makin Prima
Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis Ardiansyah memaparkan sistem pengawasan penyeberangan kepada Bupati Kasmarni dan Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha. Selasa (6/1/2026)./Taktiknews

Bengkalis, Taktiknews.com – Deru mesin kapal RoRo yang merapat di Dermaga Air Putih bukan sekadar suara rutinitas transportasi. Bagi masyarakat Bengkalis, lintasan Air Putih–Sungai Selari adalah denyut kehidupan: jalur vital yang menopang pergerakan ekonomi, distribusi logistik, hingga mobilitas harian warga pesisir.

Kesadaran akan pentingnya peran strategis jalur penyeberangan tersebut mendorong Bupati Bengkalis, Kasmarni, turun langsung ke lapangan. Pada Selasa (6/1/2026), ia meninjau kesiapan layanan RoRo guna memastikan seluruh sistem berjalan aman, tertib, dan semakin berpihak pada kepentingan masyarakat.

Peninjauan diawali dari Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis. Di sana, Bupati Kasmarni tidak hanya menerima laporan administratif, tetapi mencermati secara detail kesiapan operasional, inovasi layanan, serta berbagai tantangan teknis yang dihadapi dalam pengelolaan penyeberangan.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis, Ardiansyah, ST, MT, didampingi Kabid Pelayanan Edi Kurniawan beserta jajaran.

Dalam paparannya, Ardiansyah menjelaskan bahwa Dishub Bengkalis telah menerapkan sistem elektronik pengukuran tonase kendaraan sebagai langkah konkret meningkatkan keselamatan dan ketertiban penyeberangan.

“Setiap kendaraan yang akan menyeberang kini terdeteksi otomatis melalui layar monitor di kantor Dishub. Apabila tonase melebihi batas yang ditentukan, sistem akan memberikan peringatan berupa alarm,” jelasnya.

Kendaraan dengan muatan berlebih, lanjut Ardiansyah, tidak diperkenankan melanjutkan proses penyeberangan sebelum dilakukan penyesuaian. Kebijakan ini dinilai krusial, tidak hanya untuk meminimalkan risiko kecelakaan, tetapi juga menjaga kondisi teknis kapal agar tetap prima dan berumur panjang.

Tak berhenti di situ, Dishub Bengkalis juga memperkuat pengawasan lapangan melalui pemasangan kamera CCTV di sejumlah titik strategis. Sistem ini memungkinkan pemantauan volume kendaraan secara real time, sekaligus menjadi dasar pengambilan keputusan cepat ketika terjadi lonjakan antrean.

Langkah modernisasi lainnya adalah penerapan sistem E-Ticketing yang ditargetkan mulai beroperasi sebelum Lebaran 2026. Menariknya, aplikasi ini dikembangkan oleh putra-putri daerah melalui Politeknik Negeri Bengkalis, dengan desain yang disesuaikan langsung dengan kebutuhan operasional Dishub.

“Sistem ini masih terus kami sempurnakan. Jika nantinya telah terintegrasi penuh, kami berharap Ibu Bupati berkenan melaunching sistem ini secara resmi,” ungkap Ardiansyah.

Menanggapi pemaparan tersebut, Bupati Kasmarni menegaskan bahwa setiap inovasi harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pembenahan layanan RoRo tidak boleh berhenti pada kecanggihan teknologi semata, melainkan harus benar-benar dirasakan oleh pengguna jasa.

“Tujuan utama kita adalah pelayanan publik yang berkualitas. Jangan sampai masih muncul keluhan berulang, antrean tidak tertib, atau sistem yang justru menyulitkan masyarakat,” tegasnya.

Selain peningkatan kualitas layanan, Bupati Kasmarni juga mendorong Dishub dan perangkat daerah terkait untuk melakukan kajian komprehensif terhadap potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor transportasi, tanpa mengabaikan prinsip keadilan dan keteraturan.

“Peluang PAD tentu ada, seperti jasa parkir inap kendaraan dan potensi lainnya. Namun semuanya harus dikaji secara matang, ditata dengan baik, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Usai dari Kantor Dishub, Bupati Kasmarni melanjutkan peninjauan langsung ke Dermaga RoRo Air Putih. Di lokasi tersebut, ia melihat dari dekat operasional KMP Sereia Domar yang tengah bersandar, sekaligus berdialog dengan petugas lapangan untuk memastikan standar pelayanan berjalan sesuai ketentuan.

Dengan armada RoRo yang kini berjumlah lima unit kapal, Bupati Kasmarni optimistis kelancaran arus penyeberangan dapat terus ditingkatkan, kemacetan dapat dihindari, dan penumpukan kendaraan dapat diurai secara bertahap.

“Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi masyarakat pengguna RoRo. Gunakan fasilitas ini dengan tertib. Semoga seluruh proses penyeberangan berjalan aman, lancar, dan nyaman,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *