Banner Website
Daerah

Jalan Sembilang Pekanbaru Terendam, Plt Gubernur Riau Dorong Solusi Permanen

49
×

Jalan Sembilang Pekanbaru Terendam, Plt Gubernur Riau Dorong Solusi Permanen

Sebarkan artikel ini
Jalan Sembilang Pekanbaru Terendam, Plt Gubernur Riau Dorong Solusi Permanen
Jalan Sembilang atau dikenal sebagai Sudirman Ujung, tepat di sekitar Jembatan Siak IV, berubah menjadi genangan luas yang melumpuhkan arus lalu lintas dari Rumbai menuju pusat kota. (Taktiknews/Yw)

Taktiknews.cm, Pekanbaru – Masalah banjir dan kerusakan jalan kembali menghantam akses utama di wilayah utara Kota Pekanbaru. Jalan Sembilang atau dikenal sebagai Sudirman Ujung, tepat di sekitar Jembatan Siak IV, berubah menjadi genangan luas yang melumpuhkan arus lalu lintas dari Rumbai menuju pusat kota.

Genangan air yang mencapai setinggi lutut orang dewasa ini bukan hanya memperlambat mobilitas warga, tetapi juga memicu kemacetan panjang dan risiko kecelakaan. Kondisi tersebut diperparah oleh luapan Sungai Siak serta sistem drainase yang tak lagi mampu mengalirkan air secara optimal.

Merespons keluhan masyarakat, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Selasa (6/1). Ia melihat secara langsung bagaimana struktur jalan terus tergerus akibat terendam air dalam waktu lama.

Menurut SF Hariyanto, pola perbaikan jalan selama ini dinilai tidak efektif karena hanya bersifat sementara. Setiap kali dilakukan pelapisan ulang aspal, kerusakan kembali terjadi karena posisi jalan lebih rendah dari permukaan air di sekitarnya.

“Kalau terus ditambal dan di-overlay, itu hanya buang anggaran. Air naik, jalan rusak lagi. Solusi yang masuk akal adalah meninggikan badan jalan agar sejajar dengan parit Belanda dan Jembatan Siak IV,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kontur Jalan Sembilang yang menyerupai cekungan menjadikannya titik kumpul air saat curah hujan tinggi. Dalam dua pekan terakhir, hujan intens membuat Sungai Siak meluap dan menyebabkan air bertahan lama di badan jalan, sehingga aspal kehilangan daya rekat dan cepat hancur.

Plt Gubernur Riau menilai persoalan ini bukan semata kerusakan teknis, melainkan masalah serius yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan sosial warga Rumbai. Jalan tersebut merupakan jalur vital bagi ribuan masyarakat yang beraktivitas setiap hari menuju pusat kota.

Sebagai langkah awal, SF Hariyanto telah menginstruksikan Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau untuk melakukan penanganan darurat dengan menutup lubang-lubang besar menggunakan material timbunan agar kendaraan tetap bisa melintas dengan aman.

“Tindakan sementara ini penting sambil menunggu air benar-benar surut. Setelah itu, baru kita lakukan perbaikan menyeluruh dan permanen,” ujarnya.

Ia menambahkan, peninggian badan jalan akan menjadi prioritas apabila dukungan anggaran mencukupi. Pemerintah Provinsi Riau berkomitmen mencari solusi jangka panjang agar persoalan banjir dan kerusakan berulang tidak terus terjadi di kawasan tersebut.

Warga sekitar Jembatan Siak IV kini berharap rencana tersebut segera terealisasi. Mereka mendambakan akses jalan yang layak, aman, dan bebas genangan, tanpa harus kembali menghadapi masalah yang sama setiap musim hujan tiba.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *