Banner Website
Hukum & Kriminal

Hutama Karya Gelar Operasi Microsleep di Tol Permai, Cegah Kecelakaan Akibat Kelelahan

5
×

Hutama Karya Gelar Operasi Microsleep di Tol Permai, Cegah Kecelakaan Akibat Kelelahan

Sebarkan artikel ini
Hutama Karya Gelar Operasi Microsleep di Tol Permai
Kepala Regional Sumatera Bagian Tengah PT Hutama Karya Untung Joko R, saat sosialisasi keselamatan pengendara dalam operasi microsleep di Tol Permai, Jumat, 12 Juni 2026. TN/Bertuahpos

Taktiknews.com, Siak – PT Hutama Karya (HK) kembali menggelar operasi microsleep di Rest Area KM 45 Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai), Jumat (12/6/2026) malam. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kelelahan pengemudi.

Dalam operasi tersebut, petugas menghentikan sejumlah kendaraan yang memasuki rest area untuk melakukan pemeriksaan kondisi pengemudi dan kendaraan. Pengendara juga diberikan kopi serta makanan ringan secara gratis guna membantu menjaga kebugaran selama perjalanan.

Section Head Operasi Regional Sumatera Bagian Tengah PT Hutama Karya, Yoni Satyo, mengatakan operasi microsleep merupakan salah satu program rutin perusahaan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan tol.

“Pada malam ini kita melakukan operasi microsleep, di mana dalam upaya utama karya sebagai badan usaha Jalan Tol untuk menekan angka fatality maupun angka kecelakaan yang terjadi di Jalan Tol,” ujar Yoni Satyo kepada Taktiknews.com, Jumat (12/6/2026).

Dari pantauan Taktiknews.com, petugas juga melakukan pendataan terhadap pengendara, termasuk tujuan perjalanan serta kondisi fisik pengemudi sebelum melanjutkan perjalanan.

Operasi tersebut melibatkan lebih dari 30 personel gabungan yang terdiri dari petugas Hutama Karya, Polisi Jalan Raya (PJR), dan personel Polres Siak.

“Kita menurunkan sekitar 30 personil dari utama karya dan juga didukung oleh bapak-bapak petugas dari PJR dan juga bapak-bapak dari Polres Siak dalam rangka operasi mikroslip ini,” kata Yoni.

Selain pemeriksaan fisik, petugas juga melakukan survei singkat kepada pengendara untuk mengetahui tingkat kelelahan yang dialami selama perjalanan.

“Dari survei ini dapat diketahui apakah si pengendara sudah kelelahan atau masih dalam kondisi fit untuk berkendara. Tujuannya agar para pengendara bisa selamat sampai tujuan,” tambahnya.

Menurut Yoni, operasi microsleep dilaksanakan secara rutin minimal dua kali setiap bulan. Selain itu, Hutama Karya juga menjalankan operasi simpatik dengan menyapa pengguna jalan serta melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan sebelum memasuki ruas tol.

Salah satu fokus pemeriksaan adalah memastikan lampu belakang kendaraan berfungsi dengan baik guna mengurangi risiko kecelakaan pada malam hari.

“Kita meriksa kondisi lampu belakang kendaraan yang memasuki tol memastikan bahwa lampu belakang menyala dengan baik. Jika tidak menyala, kita menempelkan stiker reflektif sebagai pengganti lampu,” jelasnya.

Selain operasi microsleep, Hutama Karya juga secara rutin melaksanakan pengawasan terhadap kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL). Kendaraan yang melebihi kapasitas muatan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Siak AKP Denny Maulana Saputra mengingatkan para pengemudi agar tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh mulai lelah atau mengantuk.

“Kemudian apabila sudah terasa mulai lelah, mengantuk dan tidak konsentrasi dalam berkendara, silakan istirahat di rest area terdekat,” ujarnya kepada Taktiknews.com.

Ia juga mengimbau pengguna jalan tol untuk memanfaatkan layanan bantuan kepolisian apabila mengalami kendala selama perjalanan.

“Kemudian apabila memerlukan bantuan kepolisian, silakan hubungi 110 di call center Polri. Kemudian juga di masing-masing ruas jalan tol itu ada nomor telepon tol. Jadi bisa menghubungi ke nomor tersebut,” jelasnya.

Menurut Denny, faktor kelelahan masih menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas di jalan tol. Banyak pengemudi memaksakan perjalanan dalam waktu panjang tanpa istirahat yang cukup sehingga berisiko kehilangan konsentrasi saat berkendara.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *