Banner Website
Hukum & Kriminal

Perempuan Hamil Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dumai, Polisi Sita Sejumlah Senjata Tajam

8
×

Perempuan Hamil Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Dumai, Polisi Sita Sejumlah Senjata Tajam

Sebarkan artikel ini
Perempuan Hamil Ditemukan Tewas di Dumai, Polisi Selidiki
Penemuan mayat seorang perempuan dalam kondisi bersimbah darah menggegerkan warga Kota Dumai. Korban ditemukan meninggal dunia di kawasan Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan RT 015, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Rabu (10/6/2026) malam. TN/Humas Polres Dumai

Taktiknews.com, Dumai – Penemuan mayat seorang perempuan dalam kondisi bersimbah darah menggegerkan warga Kota Dumai. Korban ditemukan meninggal dunia di kawasan Taman Wisata Alam (TWA), Jalan Abdul Rabkhan RT 015, Kelurahan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Selatan, Rabu (10/6/2026) malam.

Korban diketahui bernama Nursafika (30). Saat ditemukan, jasad korban tergeletak di dekat sebuah pondok kebun dengan jarak sekitar 20 meter dari badan jalan.

Informasi yang dihimpun, korban diketahui tengah hamil muda. Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, beredar dugaan korban menjadi korban pembunuhan. Bahkan, muncul isu yang mengaitkan peristiwa tersebut dengan orang terdekat korban. Namun hingga kini kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Penemuan jasad pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Tarsiwan sekitar pukul 18.30 WIB. Saat melintas di Jalan Abdul Rabkhan, saksi melihat sejumlah warga berkumpul di pinggir jalan dan memutuskan mendatangi lokasi.

Setelah mendekat, saksi menemukan seorang perempuan dalam kondisi tidak bernyawa dengan tubuh berlumuran darah.

“Saksi kemudian melaporkan penemuan itu kepada pihak kepolisian,” ujar seorang warga kepada Taktiknews.com, Jumat (12/6/2026).

Mendapat laporan tersebut, personel Polres Dumai bersama Tim Identifikasi dan INAFIS langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan awal.

Dari pantauan Taktiknews.com, petugas mulai melakukan pemeriksaan lokasi sekitar pukul 20.00 WIB. Tim INAFIS melakukan pendokumentasian, meminta keterangan sejumlah saksi, serta memasang garis polisi di area penemuan korban.

Dalam olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi. Barang bukti tersebut di antaranya pakaian korban berupa baju merah jambu dan rok hijau, sandal abu-abu, serta tas sandang berwarna hijau yang berisi identitas korban.

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah senjata tajam berupa satu bilah parang panjang, dua pisau kater, satu gunting, dan satu pisau dapur. Seluruh barang bukti telah diamankan guna kepentingan penyelidikan.

Sekitar pukul 21.00 WIB, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Dumai untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.

“Kami telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi,” ujar Angga kepada Taktiknews.com, Jumat (12/6/2026).

“Saat ini tim masih bekerja mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta mendalami seluruh temuan yang ada di lapangan,” lanjutnya.

Menurut Angga, hasil visum dari tim medis akan menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyidikan.

“Kami masih menunggu hasil visum resmi dari rumah sakit. Hasil pemeriksaan tersebut akan membantu penyidik menentukan langkah lanjutan serta mengungkap apakah terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa ini,” tegasnya.

Hingga Jumat (12/6/2026), polisi masih mendalami seluruh fakta dan temuan di lapangan. Penyebab pasti kematian korban maupun dugaan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis lebih lanjut.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *