Batapa Criterium Payakumbuh 2022, Bapow cc dan Wow Pekanbaru Bawa Medali

Taktiknews.com – Klub sepeda WOW dan BAPOW CC ikut kejuaraan Balap Sepeda di kota Payakumbuh, Sabtu 10/12/2022.

Kegiatan ini bersempena Hut Kota Payakumbuh yang ke 52, Lomba ini akan melewati pinggiran sungai yang sangat indah pemandangannnya serta jalur yang menantang datar sedikit rolling. Lomba yang ditaja oleh Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) ini di Kota Payakumbuh, diikuti ratusan pembalap dari Riau, Jambi, dan Sumbar.

Tim dari WOW & BAPOW CC yang beranggotakan pelajar, mahasiswa, karyawan swasta, ASN, TNI bahkan sampai pensiunan, menurunkan tim yang komplit.

Tim didukung dengan manajer, Official, tim Kesehatan, pelatih, tekhnisi, logistic, dan supporter dari keluarga tim. Apalagi ketua BAPOW CC, Aris Setiawan Pratista memantau langsung dilapangan kegiatan ini.

Begitu juga ketua WOW CC dr. Nina yang selalu menunggui dan memotivasi kepada semua pembalapnya yang penuh kasih sayang keibuan.

Sungguh tim yang sangat menyenangkan mengingat tim ini penuh dengan rasa kekeluargaan, gotong royong dan tentunya adalah happy bersama.

Banyak anggota yang tertawa bahagia, kebahagiaan bersama dalam tim adalah sangat terasa dan ceria diwajah tim ini.

Bahkan ada anggota tim yang mengatakan bahwa kebahagiaan bersama seperti ini nilainya sangat tinggi. Thema yang dibawa tim ”Prestasi, kekeluargaan dan Fun” semua tercapai.

Nomor pertama yang dilombakan adalah Master 50 Up, disini tim Bapow menurunkan tiga pembalapnya Anthar, Richard, dan Bowo. Namun pada nomor ini belum berhasil menyumbangkan medali. Harus diakui bahwa nomor ini diikuti mantan pembalap keren Muliawarman, dll.

Nomor kedua yang dilombakan adalah Women Open,
Pada nomor ini anggota WOW menjadi peserta terbanyak, peleton seolah olah berwarana pink milik WOW CC.

Mengingat nomor ini tidak ada batas umur maka peserta ada yang masih remaja hingga ibu-ibu. Tapi tunggu dulu meskipun ibu-ibu masih mampu menandingi yang muda. Terbukti yang juara diantaranya adalah ibu-ibu.

Nomor ini menempuh lima (5) kali lap, sedangkan satu Lapnya 3,4 km. Jadi total yang harus dilahap oleh peserta adalah sejauh 17 km. Tiga pembalap belia PPLP Solok memberikan perlawanan yang sangat alot, para pembalap WOW. CC dengan semangat yang membara senang melayaninya. Jadi pertarungan dinomor ini menjadi perhatian kusus semua penonton yang ada di lokasi.

Pembalap Lia Pongoh cukup rajin menyerang dalam peleton ini, selalu dibayang-bayangi oleh kedua pembalap dari ISSI Solok Putri Mairani dan Rahmi PY.

Pembalap dari WOW seperti Ima, Nina, Lina, Popi, Esy, Kamelia selalu memberikan perlawanan yang ketat. Satu lagi pembalap Kunti dari WOW dengan seksama menjaga kedua pembalap Solok ini.

Putaran pertama sampai putaran keempat saling serang diantara para peserta, tapi kedua pembalap ISSI Solok menguntit dengan sekasama.

Memasuki putaran kelima detak jantung para penonton naik berdebar-debar, mengingat pembalap masih saling intip. Lia semakain meningkatkan sertangannya, tapi Kunti malah tertutup oleh kedua pembalap dari ISSI Solok.

Dua ratus meter menjelang Finis Kunti berdiri diatas sepedanya lompat kedepan melakukan Sprint, bagaikan penari dansa merendahkan badanya, meliuk-liukkan badanya, sepedanya bergoyang ke kanan-kiri dalam irama cepat, diikuti Lia dan dibayang-bayangi dua pembalap dibelakangnya. Blesssssss, Kunti melewati garis Finish.

Sebagai puncak kegiatan ini dilombakan nomor “Men Open” menempuh 12 putaran total sebanyak 41 km, disini ada nama pembalap Qorist yang barusan menyelesaikan Tour de Siak, Qoris yang aslinya Payakumbuh tentu banyak fansnya, bahkan sebelum lomba banyak para fansnya minta foto bersama. Pada nomor ini Start langsung dilepas oleh Bapak Walikota Payakumbuh.

Penonton berjubel inilah puncak lomba balap sepeda hari ini tentunya sangat menarik untuk dilihat.

Putaran pertama Qorist langsung menyerang total hingga peleton pecah, morat-marit. Tapi Qorist masih dibuntuti oleh tiga pembalap yaitu Jihan, Zico, dan Haritz.

Haritz inilah pembalap asli kelahiran Pekanbaru yang bergabung di tim Elit Nusantara di Yogya. Bahkan si Haritz pernah menjuarai di Lawu, dan Bali.

Pembalap ini sangat tertantang ketika lomba yang type routenya mendaki. Meskipun sekarang routenya datar Haritz menunjukkan kelasnya sebagai pembalap yang cukup berkelas.

Haritz beberapa kali malah melakukan serangan tapi Si Qoris yang lebih senior juga tidak mau malu didepan para fannya dan sebagai tuan rumah. Qoris semakin gila memacu sepedanya, hingga akhirnya tinggal pertarungan berdua antara Qoris dan Haritz, Jihan ada troble ban kempes sedangkan Zico nampaknya tertinggal dibelakang.

Pertarungan kedua pembalap didepan masih terus berlangsung sedangkan dibelakang kurang lebih 400 meter masih banyak pembalap yang saling adu keuatan dan taktik untuk menyerang merebut posisi dan mengejar Haritz. Zico lari sendirian.

Tak disangka 100 meter menjelang Finish si Haritz dan Qoris berangkulan diatas sepeda yang sedang melaju ke garis Finish, sebagai pertanda bahwa mereka adalah bersyahabat, sportif dalam berlomba dan menjujung tinggi Fair Play.

Hingg akhirnya Haritz diumumkan menjadi juara II dan Qorist sebagai juara I juara ketiganya adalah Zico.

Akhirnya kegiatan ini WOW & BAPOW mengumpulkan; 2 Emas, 1 Perak,
QORIST Juara I, Kunti Juara I, Haritz Juara II, Lia Pongoh Juara IV, Popy Juara V.

Banyak penonton yang mengunjungi ke tenda WOW & BAPOW, mengucapkan selamat kepada Haritz Qoris terima kasih, ucapan Harizt dan Qoris dengan sopan dan penuh kekeluargaan.