Banner Website
Daerah

5 KMP Disiagakan, Dishub Bengkalis Fokus Amankan Arus Mudik Lebaran 1447 H

31
×

5 KMP Disiagakan, Dishub Bengkalis Fokus Amankan Arus Mudik Lebaran 1447 H

Sebarkan artikel ini
RoRo Bengkalis Beralih ke E-Ticketing, Pemkab Siap Akhiri Antrean Panjang Pelabuhan
RoRo yang lagi bersandar di pelabihan Bengkalis Beralih ke E-Ticketing. /Taktiknews/Indra

Taktiknews.com, Pekanbaru – Menjelang Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis memperketat persiapan layanan transportasi laut guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan. Jalur penyeberangan Air Putih (Bengkalis) – Sungai Selari (Sei Pakning) menjadi titik krusial yang kini mendapat perhatian khusus.

Isu utama yang menjadi sorotan adalah potensi kepadatan ekstrem saat arus mudik dan arus balik, terutama di lintasan utama penghubung Pulau Bengkalis dengan daratan Sumatra tersebut. Pemerintah daerah tidak ingin terjadi penumpukan panjang kendaraan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Dinas Perhubungan melalui Kepala Bidang Pelayaran, Edi Kurniawan, menegaskan bahwa penguatan armada laut menjadi prioritas utama selain pembenahan fasilitas pelabuhan.

“Kami memastikan kesiapan armada menjadi fokus utama. Total ada lima kapal yang telah dimasukkan dalam skema operasional angkutan Lebaran tahun ini,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Sebanyak lima Kapal Motor Penyeberangan (KMP) dipastikan akan melayani masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran. Armada tersebut dioperasikan oleh tiga perusahaan berbeda, Dua unit milik PT Jembatan Nusantara, Dua unit milik PT ALP, Satu unit tambahan dari PT STL.

Masuknya operator baru dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas angkut, khususnya kendaraan roda empat dan truk logistik yang biasanya meningkat tajam menjelang hari raya.

Dishub juga mengintensifkan koordinasi lintas operator guna menjaga ketepatan jadwal keberangkatan dan meminimalisir waktu tunggu di pelabuhan.

Selain kesiapan jumlah kapal, aspek keselamatan menjadi perhatian serius. Seluruh armada disebut telah melalui pemeriksaan teknis dan dinyatakan memenuhi standar kelayakan pelayaran.

Menurut Edi, kelima kapal saat ini masih beroperasi normal dan akan tetap siaga penuh saat memasuki puncak arus mudik.

“Semua kapal dalam kondisi baik dan memenuhi standar keselamatan. Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” tegasnya.

Lonjakan kendaraan pribadi dan angkutan barang menjadi tantangan terbesar setiap musim Lebaran di wilayah kepulauan seperti Bengkalis. Karena itu, kesiapan armada laut dinilai sangat menentukan kelancaran mobilitas masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap dengan tambahan kapasitas dan pengawasan ketat, arus mudik tahun ini dapat berjalan lebih tertib tanpa antrean panjang yang mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial warga.

Dishub juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi jadwal keberangkatan serta datang lebih awal ke pelabuhan guna menghindari kepadatan berlebih.

Dengan strategi yang telah disiapkan, Bengkalis optimistis arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H dapat berlangsung aman, lancar, dan terkendali.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *