Banner Website
Peristiwa

Penanganan Banjir Aceh Utara Dipercepat, Alat Berat dan Logistik Dikerahkan

54
×

Penanganan Banjir Aceh Utara Dipercepat, Alat Berat dan Logistik Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
Penanganan Banjir Aceh Utara Dipercepat, Alat Berat dan Logistik Dikerahkan
Penanganan Banjir Aceh Utara Dipercepat, Alat Berat dan Logistik Dikerahkan, Sabtu (27/12/2025)./Taktiknews/Ho-Polri

Taktiknews.com, Aceh Utara – Upaya percepatan penanganan banjir di Kabupaten Aceh Utara terus diperkuat, pengerahan bantuan alat berat dan logistik ke wilayah terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pemulihan lingkungan dan aktivitas masyarakat dapat segera berjalan pascabencana.

Sejumlah titik terdampak banjir, termasuk Kecamatan Langkahan, menjadi fokus penanganan. Bantuan yang disalurkan mencakup alat berat, armada angkut, hingga kebutuhan dasar masyarakat, sebagai bagian dari komitmen aparat negara dalam merespons bencana secara cepat dan terkoordinasi.

Dalam kunjungan kerja ke Aceh Utara, Sabtu (27/12/2025), Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meninjau langsung kondisi lapangan guna memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana.

“Seluruh dukungan ini kami kerahkan agar proses penanganan banjir dan pemulihan kehidupan masyarakat dapat berjalan lebih efektif, terutama di wilayah yang aksesnya masih terbatas,” ujar Dedi Prasetyo di sela peninjauan.

Bantuan yang dikerahkan meliputi tujuh unit ekskavator, dua unit buldozer, lima unit truk angkut material, lima unit truk pengangkut sembako, empat unit tangki air bersih, serta empat unit mobil pikap pengangkut air minum. Selain itu, turut disiagakan 20 unit sepeda motor Bhabinkamtibmas untuk menjangkau daerah yang sulit dilalui kendaraan besar.

Tak hanya fokus pada pemulihan fisik, dukungan kemanusiaan juga diberikan untuk menunjang kehidupan sosial dan keagamaan warga. Bantuan berupa logistik, karpet masjid, serta Al-Qur’an diserahkan kepada pengurus masjid setempat guna mendukung aktivitas ibadah masyarakat pascabanjir.

Langkah terpadu ini dinilai penting untuk mempercepat normalisasi wilayah terdampak sekaligus memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana.

Sementara itu, Keuchik Leubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Janni, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, kehadiran alat berat sangat dibutuhkan untuk membersihkan material sisa banjir dan memperbaiki infrastruktur desa.

“Bantuan ini sangat membantu masyarakat kami. Alat berat dan logistik benar-benar dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan setelah banjir,” ujarnya.

Penanganan banjir di Aceh Utara diharapkan dapat segera mengembalikan aktivitas warga ke kondisi normal, sekaligus menjadi contoh respons cepat dan kolaboratif dalam menghadapi bencana alam.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *