Banner Website
Peristiwa

Pemuda Sumenep Turun Jalan Galang Dana untuk Sumatra

37
×

Pemuda Sumenep Turun Jalan Galang Dana untuk Sumatra

Sebarkan artikel ini
Pemuda Sumenep Turun Jalan
Tiga elemen kepemudaan dan kemanusiaan berkolaborasi turun langsung ke jalan, yakni Women for Humanity, PKPT IPNU IPPNU Universitas PGRI Sumenep, serta PKPT IPPNU Universitas Bahaudin Mudhary Madura, galang dana untuk Bencana Sumatera, Minggu (21/12/2025).Taktiknews/Relawan

Taktiknews.com, Sumenep – Gelombang solidaritas kemanusiaan terus mengalir dari berbagai daerah. Di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kepedulian terhadap warga terdampak bencana di Pulau Sumatra diwujudkan melalui aksi penggalangan dana yang digagas sejumlah organisasi kepemudaan beberapa Minggu terakhir.

Aksi bertajuk “Sumatra Butuh Uluran Tangan Kita” tersebut digelar di kawasan pusat Kota Sumenep. Tiga elemen kepemudaan dan kemanusiaan berkolaborasi turun langsung ke jalan, yakni Women for Humanity, PKPT IPNU IPPNU Universitas PGRI Sumenep, serta PKPT IPPNU Universitas Bahaudin Mudhary Madura.

Para relawan menyasar ruang-ruang publik dan pengguna jalan untuk mengajak masyarakat berpartisipasi membantu korban bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Aksi ini menjadi bentuk nyata kepedulian lintas daerah sekaligus penguatan semangat persaudaraan kebangsaan.

Founder Women for Humanity, Muammanah Fauzi, menuturkan bahwa gerakan tersebut lahir dari panggilan nurani untuk tidak tinggal diam melihat penderitaan sesama. Menurutnya, solidaritas kemanusiaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar empati verbal.

“Gerakan ini bukan soal seberapa besar yang bisa kami berikan, tetapi tentang keberanian untuk peduli dan hadir bagi mereka yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya kepada taktiknews, Sabtu (27/12/2025).

Sementara itu, Ketua PKPT IPNU Universitas PGRI Sumenep, Moh. Ali Banun Kalim, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan wujud tanggung jawab moral generasi muda dalam merespons isu kemanusiaan nasional.

“Korban bencana di Sumatra adalah saudara kita. Kepedulian tidak diukur dari jumlah donasi, melainkan dari kesungguhan hati untuk membantu,” katanya.

Hal senada disampaikan Ketua PKPT IPPNU Universitas Bahaudin Mudhary Madura, Sayyidah Shofiyah. Ia menilai organisasi kepemudaan harus menjadi garda terdepan dalam menumbuhkan kepekaan sosial dan memperkuat nilai persatuan bangsa.

“Sumatra adalah bagian tak terpisahkan dari Indonesia. Saat saudara kita berduka, sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk hadir dan berbagi beban,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, para penggerak berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus tumbuh. Meski terpisah jarak geografis, dukungan dan doa dari pemuda Sumenep diharapkan mampu menjadi energi positif bagi proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *