Banner Website
Daerah

Pemkab Bengkalis Bentuk ULT P4GN, Wabup Tegaskan Perang Lawan Narkoba

31
×

Pemkab Bengkalis Bentuk ULT P4GN, Wabup Tegaskan Perang Lawan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Pemkab Bengkalis Bentuk ULT P4GN, Wabup Tegaskan Perang Lawan Narkoba
Wakil Bupati Bengkalis Dr. H. Bagus Santoso memaparkan arah kebijakan dan strategi pembentukan ULT P4GN saat memimpin FGD di Ruang Rapat Kesbangpol Bengkalis, Selasa (5/5/2026).(TN/Inf/Diskominfo).

Taktiknews.com – Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba melalui pembentukan Unit Layanan Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (ULT P4GN).

Langkah tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Ruang Rapat Kesbangpol Bengkalis, Selasa (5/5/2026), dipimpin langsung Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso.

FGD tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam menangani persoalan narkoba yang dinilai semakin kompleks dan mengkhawatirkan.

Kepala Kesbangpol Bengkalis, Suwarto, menjelaskan pembentukan ULT P4GN melibatkan berbagai perangkat daerah dan instansi vertikal, termasuk Polres Bengkalis, Kodim 0303 Bengkalis, Kejari Bengkalis, hingga dinas teknis lainnya.

Ia menyebut setiap instansi nantinya akan menyiapkan personel ASN yang bertugas secara bergilir di sekretariat ULT P4GN Bengkalis.

Selain itu, operasional ULT akan didukung melalui anggaran APBD yang dikelola Kesbangpol dengan rencana penguatan pembiayaan pada tahun 2027 mendatang.

Menurut Suwarto, keberadaan ASN di sekretariat menjadi penting karena layanan yang diberikan berkaitan langsung dengan penanganan masyarakat yang terpapar narkoba.

Sementara itu, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menegaskan pembentukan ULT P4GN merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, termasuk melibatkan BUMD.

Ia menilai Kabupaten Bengkalis memiliki tantangan besar dalam pemberantasan narkoba karena banyaknya jalur perlintasan dan pelabuhan tidak resmi yang rawan menjadi pintu masuk peredaran narkotika dari luar negeri.

Selain faktor geografis, kondisi ekonomi masyarakat pesisir juga disebut menjadi celah yang sering dimanfaatkan jaringan narkoba internasional.

Bagus Santoso juga menyoroti tingginya angka penyalahgunaan narkoba serta lemahnya efek jera terhadap pelaku, termasuk masih adanya peredaran narkoba di lembaga pemasyarakatan.

“Tidak boleh ada kompromi. Siapapun yang terlibat, baik pengguna, kurir, maupun bandar harus ditindak tegas sesuai hukum. Penanganan narkoba harus transparan, adil, dan tidak merugikan masyarakat agar kepercayaan publik kembali terbangun,” tegasnya.

Ia berharap ULT P4GN dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan, penindakan, hingga rehabilitasi demi menyelamatkan generasi muda Bengkalis dari ancaman narkoba.

Kegiatan FGD ditutup dengan sesi diskusi interaktif untuk merumuskan langkah konkret dalam percepatan pembentukan ULT P4GN di Kabupaten Bengkalis.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Percepatan Pembangunan Bengkalis H. Mustafa Kamal dan H. Yuhelmi, Kepala Dinas PMD Bengkalis Ismail, Sekretaris BKPP Bengkalis Nurkamarzaman, Sekretaris Dinkes Bengkalis Hj Akna Juita, serta perwakilan perangkat daerah lainnya.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *