Banner Website
Daerah

Menual Art Festival IV Mengkapan: Ketika Hujan Menutup Panggung, Budaya Tetap Menyala

100
×

Menual Art Festival IV Mengkapan: Ketika Hujan Menutup Panggung, Budaya Tetap Menyala

Sebarkan artikel ini
Teks foto: Suasana penutupan Menual Art Festival ke-4 di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Senin (15/12/2025), tetap berlangsung khidmat meski diguyur hujan, menegaskan semangat kolektif panitia, peserta, dan masyarakat dalam merawat serta menghidupkan kembali seni budaya Melayu.

Mengkapan, Taktiknews.com – Menual Art Festival ke-4 resmi ditutup pada Senin pagi, 15 Desember 2025, pukul 08.00 WIB, di Kampung Mengkapan. Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian perhelatan seni budaya yang selama beberapa hari terakhir menjadi ruang perjumpaan kreativitas, tradisi, dan semangat kolektif masyarakat Kecamatan Sungai Apit.

Digagas dengan melibatkan peserta dari berbagai desa di Kecamatan Sungai Apit, Menual Art Festival hadir sebagai ikhtiar bersama untuk menghidupkan kembali denyut budaya Melayu di tengah masyarakat. Festival ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga wahana pelestarian nilai-nilai tradisi yang diwariskan lintas generasi.

Kesuksesan penyelenggaraan festival tidak terlepas dari kerja keras seluruh panitia yang tetap menjaga konsistensi acara di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu. Hujan yang mengguyur sejak siang hingga malam penutupan tak menyurutkan semangat penyelenggara maupun penonton.

“Partisipasi panitia sangat luar biasa. Meski hujan turun di saat acara berlangsung, seluruh rangkaian tetap berjalan dengan baik. Bahkan pada malam penutupan, hujan turun cukup deras hingga panitia dan penonton harus basah, namun semangat tetap terjaga,” ujar Ketua Pelaksana, Rangga Fiery Vanuci.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Sanggar Kampung Mengkapan, MD. Navry Zulirfan, S.Pd. Ia menilai Menual Art Festival telah menjadi ruang penting bagi tumbuhnya kesadaran budaya di kalangan generasi muda.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Pelaksana dan seluruh panitia atas terselenggaranya acara yang luar biasa ini. Harapan saya, Menual Art Festival dapat terus konsisten digelar setiap tahun dan menjadi wadah bagi pemuda-pemudi Kampung Mengkapan untuk terus berpartisipasi, berbenah, dan berkembang bersama,” ujarnya.

Ragam Lomba Seni Melayu

Menual Art Festival IV Kampung Mengkapan menghadirkan beragam perlombaan seni Melayu yang diikuti oleh pelajar dan peserta umum dari seluruh Kecamatan Sungai Apit.

Lomba Kompang tingkat SMP/MTs menampilkan performa terbaik dari perwakilan sekolah, dengan hasil:

Juara I: MTsN 02 Siak
Juara II: SMPN 03 Sungai Apit
Juara III: MTs Raudhatul Ulum

Pada Lomba Rebana tingkat umum antar desa, para pemenang adalah:

Juara I: Rebana Kasih Bunda, Teluk Mesjid
Juara II: Rebana Umi Wardah, Teluk Mesjid
Juara III: Rebana Al-Hidayah, Kampung Mengkapan

Sementara itu, Lomba Berbalas Pantun tingkat SMA/SMK yang bertujuan meningkatkan kreativitas pelajar menghasilkan:

Juara I: SMAN 02 Sungai Apit
Juara II: SMAN 02 Sungai Apit
Juara III: SMKN 01 Sungai Apit

Pada cabang Zapin Melayu Tradisional tingkat SMP/MTs, pemenangnya adalah:

Juara I: MTsN 02 Siak
Juara II: SMPN 03 Sungai Apit
Juara III: SMPN 02 Sungai Apit

Adapun Lomba Sya’ir tingkat SD, yang menjadi ajang pencarian bakat seni anak-anak, dimenangkan oleh:

Juara I: SDN 08 MengkapanUntuk Lomba Solo Langgam Melayu tingkat umum, kategori putra dan putri, para juara adalah:

Putra
Juara I: Muhammad Rifki
Juara II: Indra Safri
Juara III: Hamdi

Putri
Juara I: Sri Wahyuni
Juara II: Susi
Juara III: Mayasari

Dukungan Pemerintah dan Tokoh Adat

Penghulu Kampung Mengkapan, Muhir, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia dan seluruh pemuda yang terlibat.

“Kami selalu mendukung kegiatan kepemudaan seperti ini. Semoga Menual Art Festival terus konsisten dilaksanakan setiap tahun dan menjadi ruang kontribusi bagi generasi muda Kampung Mengkapan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Camat Sungai Apit, Tengku Mukhtasar, yang menilai Menual Art Festival telah berkembang menjadi identitas budaya Kampung Mengkapan.

“Festival ini bukan sekadar acara seni, tetapi telah memiliki ciri khas yang kuat. Saya bangga acara ini tetap berjalan lancar meski di tengah cuaca yang kurang bersahabat. Ke depan, saya berharap festival ini semakin kreatif dan menghadirkan lebih banyak kompetisi,” tuturnya.

Acara penutupan turut dihadiri Camat dan Sekretaris Camat Sungai Apit, Ketua Lembaga Adat Melayu Kecamatan Sungai Apit, serta sejumlah tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Menual Art Festival sebagai ruang ekspresi dan pelestarian budaya Melayu di Kampung Mengkapan.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *