TaktikNews.com, Pekanbaru – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 2026, harga daging ayam ras di Pasar Pagi Arengka, Kota Pekanbaru, masih terpantau stabil. Hingga awal Februari, ayam ras dijual di kisaran Rp35 ribu per kilogram, tanpa tanda-tanda kenaikan signifikan.
Stabilnya harga tersebut dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan yang mencukupi serta distribusi dari peternak ke pasar yang berjalan lancar. Kondisi ini memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang mulai mempersiapkan kebutuhan pangan menjelang Ramadan.
Salah seorang pedagang ayam di Pasar Pagi Arengka, Hendra (40), mengatakan hingga saat ini belum terjadi lonjakan harga seperti yang sering dikhawatirkan menjelang bulan puasa.
โUntuk sekarang harga ayam masih aman di Rp35 ribu per kilo. Pasokan dari peternak juga masih lancar, jadi belum ada alasan untuk naikkan harga,โ ujarnya, Senin (10/2/2026).
Menurut Hendra, permintaan ayam biasanya mulai meningkat menjelang Ramadan. Namun, hingga saat ini peningkatan tersebut belum berdampak pada harga di tingkat pedagang karena stok masih tersedia dengan baik.
Ia berharap kondisi ini dapat terus terjaga hingga memasuki bulan puasa, agar daya beli masyarakat tetap stabil dan tidak terbebani lonjakan harga bahan pangan.
โKalau distribusi tidak terganggu dan stok aman, insyaallah harga ayam bisa tetap stabil sampai Ramadan,โ tambahnya.
Stabilnya harga ayam juga dirasakan langsung oleh konsumen. Salah seorang pembeli sekaligus ibu rumah tangga, Indriani (35), mengaku harga daging ayam saat ini masih tergolong terjangkau untuk kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, kestabilan harga ayam sangat membantu pengelolaan kebutuhan rumah tangga, terutama menjelang Ramadan yang identik dengan meningkatnya pengeluaran.
โHarganya masih wajar, tidak jauh beda dari biasanya. Kalau tetap stabil seperti ini, tentu sangat membantu kami menjelang puasa,โ ungkapnya.\
Dengan kondisi harga yang masih terkendali, masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait terus menjaga kelancaran distribusi bahan pangan. Stabilitas harga ayam ras dinilai penting untuk menjaga ketahanan ekonomi rumah tangga selama Ramadan.
Pantauan harga di pasar tradisional seperti Pasar Pagi Arengka menjadi indikator awal kesiapan stok pangan di Pekanbaru menjelang bulan suci.***













