Banner Website
Peristiwa

Debit Hulu Turun, PLTA Koto Panjang Tutup Seluruh Spillway Waduk

78
×

Debit Hulu Turun, PLTA Koto Panjang Tutup Seluruh Spillway Waduk

Sebarkan artikel ini
Elevasi Waduk Koto Panjang Naik Hampir 2 Meter, PLTA Tegaskan Masih Terkendali
Waduk Koto Panjang Naik Hampir 2 Meter, Minggu (11/1/2026) pukul 07.00 WIB. (TN/Yw)

Taktiknews.com, Kampar – Manajemen PLTA Koto Panjang di Kabupaten Kampar, Riau, memutuskan menutup seluruh pintu pelimpah (spillway) waduk menyusul penurunan signifikan kondisi hidrologi di wilayah hulu Sungai Kampar. Kebijakan ini diambil sebagai langkah pengendalian operasional untuk menjaga stabilitas dan keamanan elevasi air waduk.

Pelaksana Harian (Plh) Manager PLTA Koto Panjang, Daniel Marikki Sibagariang, mengatakan keputusan tersebut merupakan hasil evaluasi bersama Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan Koto Panjang yang digelar pada Rabu, 21 Januari 2026.

“Curah hujan di hulu mengalami penurunan yang berdampak pada inflow waduk. Berdasarkan hasil rapat koordinasi, disepakati seluruh pintu spillway akan ditutup,” ujar Daniel dalam keterangan resminya.

Penutupan penuh pintu pelimpah dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026 pukul 14.00 WIB. Sebelumnya, waduk masih mengoperasikan dua pintu pelimpah dengan bukaan masing-masing 50 sentimeter. Dengan kebijakan baru ini, seluruh aliran air melalui spillway akan dihentikan.

Manajemen PLTA memperkirakan penutupan tersebut akan berdampak langsung pada penurunan muka air Sungai Kampar di wilayah hilir sekitar 20 hingga 30 sentimeter dari kondisi terakhir.

“Langkah ini dilakukan untuk menjaga elevasi waduk tetap berada pada batas aman sesuai ketentuan teknis pengoperasian bendungan,” jelas Daniel.

Berdasarkan data pemantauan terakhir pada Kamis, 22 Januari 2026 pukul 19.00 WIB, elevasi Waduk PLTA Koto Panjang tercatat berada di angka 79,95 meter di atas permukaan laut. Sementara itu, debit air masuk (inflow) tercatat sebesar 274,26 meter kubik per detik.

Adapun total debit air keluar waduk mencapai 457,01 meter kubik per detik, yang berasal dari aliran turbin sebesar 322,21 m³/detik serta aliran spillway dua pintu masing-masing 50 sentimeter sebesar 134,8 m³/detik sebelum penutupan dilakukan.

Manajemen PLTA Koto Panjang juga mengingatkan masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kampar untuk tetap waspada terhadap perubahan debit air, serta mengikuti informasi resmi dari pihak PLTA dan instansi terkait.

“Kami mengimbau masyarakat di wilayah hilir agar terus memantau perkembangan dan mengutamakan keselamatan,” pungkas Daniel.***

Banner Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *