Banner Website
BisnisEkonomi & Bisnis

BPDP Buka Program Grant Riset 2026, Fokus Dorong Inovasi Perkebunan

21
×

BPDP Buka Program Grant Riset 2026, Fokus Dorong Inovasi Perkebunan

Sebarkan artikel ini
BPDP Buka Program Grant Riset 2026, Fokus Dorong Inovasi Perkebunan
Program grant riset BPDP. (Taktiknews/Yuris/u_dumz5u705o)

Taktiknews.com, Jakarta – Program grant riset BPDP kembali dibuka pada 2026 untuk memperkuat inovasi di sektor perkebunan nasional. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mengumumkan peluang pendanaan riset bagi lembaga penelitian guna mendorong pengembangan teknologi dan peningkatan daya saing komoditas strategis.

BPDP yang merupakan Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan membuka Program Grant Riset Tahun 2026 sebagai upaya mendukung riset inovatif, aplikatif, dan berdampak nyata bagi industri perkebunan.

Program ini menargetkan peningkatan produktivitas dan efisiensi, sekaligus menjaga keberlanjutan sektor perkebunan. Selain itu, BPDP juga mendorong lahirnya produk baru dan pembukaan pasar bernilai tambah, khususnya pada komoditas kelapa sawit, kakao, dan kelapa.

BPDP menegaskan bahwa dukungan pendanaan riset diharapkan mampu memperkuat sektor perkebunan dari hulu hingga hilir. Manfaatnya tidak hanya dirasakan industri, tetapi juga pemerintah dan masyarakat luas.

Dalam pelaksanaannya, BPDP mengundang lembaga penelitian dan pengembangan di Indonesia untuk mengajukan proposal melalui laman resmi https://program-riset.bpdp.or.id/. Batas akhir pengajuan ditetapkan hingga 30 Juni 2026.

Adapun ruang lingkup riset mencakup berbagai bidang strategis, seperti bioenergi, biomaterial dan oleokimia, pangan, pakan dan kesehatan, hingga lahan, tanah, dan budidaya. Selain itu, riset pascapanen, pengolahan limbah dan lingkungan, serta sosial ekonomi, bisnis, pasar, dan teknologi informasi juga menjadi prioritas.

Melalui cakupan tersebut, BPDP mendorong penelitian yang tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga memperkuat aspek ekonomi, lingkungan, dan tata kelola industri perkebunan berkelanjutan.

BPDP juga menegaskan komitmen terhadap prinsip Bersih, Akuntabel, Integritas, dan Kesempurnaan (BAIK) dalam pelaksanaan program. Langkah ini dilakukan untuk menjaga integritas serta mendukung terwujudnya zona bebas korupsi.

Dengan dibukanya program ini, BPDP berharap partisipasi akademisi, peneliti, dan praktisi semakin meningkat. Hasil riset diharapkan mampu melahirkan inovasi yang memperkuat daya saing sekaligus keberlanjutan sektor perkebunan Indonesia.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *