Taktiknews.com, Pekanbaru – Setelah tiga hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ngaso, Desa Suka Damai, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu pagi (11/1/2026).
Kepala Kantor Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, menyampaikan bahwa korban bernama Elmahesa (8) ditemukan sekitar pukul 07.50 WIB. Lokasi penemuan berada kurang lebih 200 meter dari titik awal korban dilaporkan tenggelam, ke arah hilir sungai.
“Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada hari ketiga operasi pencarian. Kondisinya sudah meninggal dunia,” ujar Budi.
Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dari sungai dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk penanganan medis serta proses selanjutnya sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi pencarian ini bermula pada Jumat malam (9/1/2026) setelah Basarnas menerima laporan dari BPBD Rokan Hulu terkait insiden seorang anak yang tenggelam di Sungai Ngaso. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue Basarnas Pekanbaru segera dikerahkan menuju lokasi dengan jarak tempuh sekitar 143 kilometer.
Setibanya di lokasi pada Sabtu dini hari, tim SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta warga setempat langsung melakukan koordinasi dan menyusun strategi pencarian. Penyisiran dilakukan baik melalui jalur air menggunakan perahu maupun jalur darat di sepanjang bantaran sungai.
Pada hari pertama dan kedua, pencarian difokuskan hingga radius 5 kilometer ke arah hilir Sungai Ngaso. Namun, hingga Sabtu sore korban belum berhasil ditemukan, sehingga operasi dilanjutkan ke hari ketiga.
Memasuki Minggu pagi, area pencarian diperluas hingga sejauh 6 kilometer ke arah hilir. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan ditemukannya korban tidak lama setelah operasi dimulai kembali.
“Dengan ditemukannya korban, kami mengusulkan operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur dikembalikan ke satuan masing-masing,” jelas Budi.
Basarnas Pekanbaru turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk unsur TNI-Polri dan masyarakat setempat, atas kerja sama dan partisipasi aktif selama proses pencarian.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai, terutama saat debit air meningkat, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.***














